Home Berita Intel Umumkan Teknologi Cloud-to-Edge Terbaru

Intel Umumkan Teknologi Cloud-to-Edge Terbaru

Intel Umumkan Teknologi Cloud-to-Edge Terbaru

review1st.com – Dalam acara Intel Vision perdana kemarin, Intel mengumumkan berbagai kemajuan yang dicapai di bidang silikon, software, dan layanan, yang menunjukkan bagaimana perusahaan ini telah menyatukan teknologi dan ekosistem dalam memberikan value bisnis bagi para pelanggan pada saat ini dan di masa yang akan datang.

Di antara manfaat yang ditunjukkan oleh berbagai contoh pengaplikasian nyata adalah peningkatan hasil dan insight bisnis, pengurangan total cost of ownership, percepatan time-to-market dan value, serta dampak global yang positif.

“Kita berada di pasar global paling dinamis dalam sepanjang hidup kita.

“Tantangan yang dihadapi perusahaan-perusahaan saat ini sangat kompleks dan saling berhubungan, dan kesuksesan bergantung pada kemampuan mereka untuk secara cepat mengadopsi dan memaksimalkan teknologi dan infrastruktur yang terdepan,” kata CEO Intel, Pat Gelsinger.

“Hari ini, kami sangat antusias untuk berbagi tentang bagaimana kami menerapkan skala, sumber daya, dan keajaiban silikon, software, dan layanan kami untuk membantu para pelanggan dan mitra mempercepat transformasi digital di lingkungan yang kompleks ini.”

Silikon, Software, dan Layanan Baru untuk Mendorong Transformasi Digital

Teknologi superpower yang mencakup artificial intelligence, ubiquitous computing, pervasive connectivity, dan infrastruktur cloud-to-edge, telah memicu permintaan terhadap semikonduktor yang belum pernah terjadi sebelumnya dan ini akan membuka berbagai kemungkinan yang tak terbatas, mulai dari tenaga kerja yang benar-benar hybrid hingga pengalaman imersif yang benar-benar baru.

Pada saat yang sama, perusahaan-perusahaan menghadapi peningkatan tekanan di sisi rantai pasokan, keamanan, keberlanjutan, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan kerumitan beban kerja yang baru.

Intel berusaha membantu mengatasi berbagai tantangan ini dengan memperkenalkan hardware, software, dan layanan baru dari cloud, ke edge, hingga client.

Pengumuman hari ini meliputi:

  • Sebuah lompatan besar dalam pemrosesan deep learning dengan Habana Gaudi2: Prosesor Gaudi digunakan untuk pelatihan deep learning AI level tertinggi dan dikenal karena kemampuannya untuk membuat pelanggan melatih lebih banyak namun dengan biaya yang lebih sedikit.
    Diluncurkan hari ini, Habana Gaudi2 dan akselerator Greco AI dibangun pada satu software stack tunggal, Synapse AI, yang mendukung arsitektur yang berbeda-beda secara mudah, memungkinkan end-user untuk memanfaatkan kinerja dan efisiensi prosesor ini.
    Selain itu, Gaudi2 memberikan performa pelatihan AI untuk key vision dan NLP workload dua kali lebih baik dibandingkan dengan teknologi berbasis A100 di pasar saat ini.
  • 4th Gen Intel Xeon Scalable membuat standar baru untuk performa modern: Intel melakukan pengiriman perdana SKU dari prosesor 4th Gen Intel Xeon Scalable (dengan code name Sapphire Rapids), hari ini.
    Ini adalah yang pertama dari banyak SKU, dan selebihnya akan menyusul pada sisa tahun ini. Prosesor 4th Gen Intel Xeon Scalable yang menyajikan kinerja keseluruhan yang luar biasa, akan mendukung DDR5, PCIe Gen5, dan CXL 1.1. dan diperlengkapi dengan akselerator terintegrasi yang baru, yang menghasilkan kinerja hingga 30x lebih baik versus generasi sebelumnya, melalui pengoptimalan software dan hardware untuk beban kerja AI.
    Untuk jaringan telekomunikasi, prosesor ini mampu memberikan peningkatan kapasitas hingga dua kali lipat3 untuk penerapan virtual radio access network (vRAN).
    Dalam komputasi berkinerja tinggi, prosesor Intel Xeon, yang memiliki code name Sapphire Rapids dengan high bandwidth memory (HBM) akan mendorong memori bandwidth yang tersedia untuk prosesor, super-charging high-performance computing.
  • AI menjadi lebih mudah diakses oleh berbagai perusahaan melalui Project Apollo: melalui kemitraan dengan Accenture, Intel memulai Project Apollo, sebuah program yang akan memberikan lebih dari 30 kit solusi AI open-source kepada perusahaan-perusahaan.
    Kit Project Apollo ini dirancang secara optimal untuk membuat AI lebih mudah diakses oleh para pelanggan di lingkungan on-premise, cloud, dan edge. Kit Project Apollo pertama akan dirilis dalam beberapa bulan ke depan.
  • Mempersiapkan data center masa depan dengan IPUs: Intel meluncurkan roadmap IPU hingga tahun 2026, menampilkan platform arsitektur FPGA + Intel terbaru (dengan code name Hot Springs Canyon) dan Mount Morgan (MMG) ASIC, serta produk 800GB generasi terbaru.
    IPU adalah produk khusus dengan akselerasi yang diperkuat untuk kebutuhan komputasi infrastruktur, sehingga memungkinkan bisnis menyelesaikan tugas-tugas dan memecahkan berbagai masalah dengan cepat.
  • Solusi GPU tunggal untuk media transcode, grafis visual, dan inference di cloud: data center GPU Intel, dengan code-name Arctic Sound-M (ATS-M), adalah discrete GPU pertama di industri dengan encoder hardware AV1.
    ATS-M adalah GPU serbaguna dengan kualitas dan kinerja transcode terdepan, yang menargetkan 150 trillion operations per second (TOPS).
    Para developer akan dapat dengan mudah mendesain ATS-M dengan sebuah open software stack melalui oneAPI. ATS-M akan tersedia dalam dua form factor dan lebih dari 15 system design dari mitra termasuk Dell Technologies, Supermicro, Cisco, HPE, Inspur dan H3C. Solusi ini akan diluncurkan pada kuartal ketiga 2022.
  • Prosesor 12th Gen Intel Core HX terbaru untuk hybrid work: Perusahaan melengkapi keluarga prosesor 12th Gen dengan peluncuran prosesor 12th Gen Intel Core HX yang baru.
    Dirancang bagi para profesional yang membutuhkan kinerja dan fleksibilitas maksimal untuk bekerja di lingkungan hybrid, dan dengan hingga 16 core dan clock speed hingga 5GHz, prosesor Intel Core i9-12900HX adalah platform mobile workstation terbaik di dunia.
BACA JUGA
ERAJAYA AKAN HADIRKAN iPHONE SE

Menyadari bahwa pengguna juga menginginkan fleksibilitas dalam memanfaatkan sumber daya komputasi kapan dan di mana mereka membutuhkannya, Intel mendemonstrasikan konsep pertama dari inisiatif infrastruktur software: Project Endgame.

Berbagai aplikasi dapat memanfaatkan layer infrastruktur software yang memungkinkan perangkat memanfaatkan sumber daya komputasi dari perangkat lain yang ada di dalam jaringan, sehingga dapat menyediakan layanan komputasi yang berkelanjutan, berlatensi rendah, dan selalu tersedia.

Misalnya, suatu beban kerja GPU yang demanding dan berjalan pada satu perangkat dapat merasakan dan memanfaatkan horsepower pemrosesan grafis tambahan dari mesin yang lebih bertenaga untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Project Endgame sedang dalam pengembangan, dan Intel akan memulai beta testing terhadap milestone pertama teknologi tahun ini.

Pengumuman hari ini juga mencakup tinjauan awal terhadap langkah-langkah yang diambil Intel untuk mengaktifkan model layanan di seluruh ekosistem.

Perkenalan layanan Intel On Demand akan membantu perusahaan-perusahaan memenuhi kebutuhan beban kerja yang terus berkembang, keberlanjutan produk, dan peluang-peluang untuk mengembangkan sistem di dekat data.

Saat ini ditawarkan melalui mitra terpilih HPE GreenLake, Lenovo TruScale dan Bare Metal Cloud dari PhoenixNAP, Intel memperkenalkan model bisnis konsumsi terbaru yang memungkinkan pelanggan menyelaraskan infrastruktur mereka dengan kebutuhan dan persyaratan bisnis mereka.

Bekerja Bersama untuk Menciptakan Teknologi untuk Dunia yang Terus Berubah

Kekuatan dan dampak positif dari portofolio yang luas dari Intel akan benar-benar menjadi nyata melalui contoh yang menunjukkan tidak hanya bagaimana hardware, software, dan layanan dapat bekerja bersama, tetapi juga bagaimana Intel telah berkolaborasi dengan para pelanggan, mitra, dan ekosistem, dengan cara yang mendalam.

BACA JUGA
Intel Luncurkan Prosesor 12th Gen Intel Core di Indonesia

Sorotan hari ini meliputi:  

  • Komputasi performa tinggi untuk memecahkan tantangan dunia yang paling kompleks: Argonne National Laboratories berada di jalur yang tepat untuk menghadirkan 2 exaflops kinerja puncak dengan superkomputer Aurora yang bekerja dengan prosesor Intel Xeon, dengan code name Sapphire Rapids dengan High Bandwith Memory (HBM), dan GPU pusat data Intel, dengan code name Ponte Vecchio, dengan Intel oneAPI, yang memberikan integrasi sistem yang seamless kepada para developer.
    Dalam keynote yang disampaikan pada pembukaan hari ini, Rick Stevens, direktur laboratorium untuk Computing, Environment and Life Science di Argonne, menunjukkan instalasi superkomputer Aurora untuk pertama kalinya.
    Dia membahas bagaimana hal itu akan membantu memecahkan beberapa masalah umat manusia yang paling kompleks, seperti prediksi iklim yang lebih akurat, dan penemuan pengobatan kanker yang baru, di samping membuat exascale dapat diakses untuk lebih banyak penelitian dan pengembangan, serta inovasi.
  • Percaya diri dengan confidential computing: Dalam lanskap regulasi yang semakin dinamis, perusahaan-perusahaan global harus mempertimbangkan beberapa hal saat menentukan cara menggunakan regulated data untuk melatih dan mengembangkan neural network secara efektif.
    Bosch dan Intel berkolaborasi dalam sebuah penelitian untuk mengembangkan solusi AI konfidensial yang memungkinkan Bosch melatih neural network secara rahasia di public cloud.
    Untuk membantu mencapai hal ini dalam skala besar, Bosch Corporate Research telah membangun platform AI rahasia yang didukung oleh Intel® Software Guard Extensions yang tersedia dengan platform 3rd Gen Intel Xeon yang Scalable.
  • Otonomi pertanian dengan jaringan wireless privat: Solusi edge yang cerdas berpotensi mengubah budidaya makanan dengan membantu petani meningkatkan hasil dan efisiensi operasional sambil mengatasi kekurangan tenaga kerja dan human error. data juga akan menghasilkan insight yang membantu petani meningkatkan hasil panen dan meningkatkan kesehatan tanaman sekaligus mengurangi sumber daya yang mereka butuhkan.
    Blue White Robotics mengembangkan solusi baru pertanian otonom yang mengubah peralatan petani yang ada menjadi armada traktor otonom yang terhubung ke platform manajemen berbasis internet.
    Dengan bantuan dari Intel dan Federated Wireless, Blue White Robotics mengembangkan solusi ini lebih lanjut dengan memanfaatkan prosesor Intel Smart Edge dan Intel Xeon D, dan menggunakan kekuatan komputasi edge dan spektrum bersama untuk menciptakan jaringan nirkabel privat di pertanian di mana pun.
  • Pengalaman retail yang frictionless: Pandemi telah mengubah cara orang berbelanja, dengan banyak yang lebih memilih toko dengan opsi nirsentuh atau checkout mandiri.
    Nourish + Bloom Market mulai merancang pengalaman berbelanja frictionless yang mencakup otomatisasi tanpa meniadakan lapangan kerja.
    Untuk mencapai hal ini, Nourish + Bloom bekerja dengan Intel dan UST, sebuah perusahaan solusi transformasi terkemuka, untuk memanfaatkan pengetahuan teknis kolektif untuk menciptakan inovasi seperti checkout mandiri generasi terbaru yang menggunakan teknologi visi komputer dan pengalaman berbelanja toko yang sepenuhnya otonom.
  • Teknologi untuk kebaikan: Intel bekerja di seluruh ekosistem untuk mendorong perubahan global yang positif bagi generasi masa depan, seperti mengurangi emisi gas rumah kaca baik secara langsung maupun tidak langsung dan memastikan masa depan yang lebih cerah dan skill terbaru bagi tenaga kerja masa depan melalui program-program seperti Intel AI Festival dan berkolaborasi dengan Hidden Genius Project dan Autodesk.
BACA JUGA
7 Game Anime Online Battle Terbaik Juni 2022
Previous article7 HP 1 Jutaan RAM 3GB Terbaik (Mei 2022)
Next articleIntel Perkenalkan Layanan Inovatif Project Amber
Hey there, I am using my mind.