review1st.com ASUS IoT hadiri Embedded World 2023 di Jerman, pamerkan jajaran produk AIoT-nya seperti komputer AI Edge, motherboard industri, dan solusi AI. Portofolio ini memberikan kemampuan dan layanan komputasi hardware dan software di berbagai pasar vertikal.

Komputer edge yang kuat untuk aplikasi AI-inference

Didukung oleh prosesor Intel® Core™ Generasi ke -12, ASUS IoT meluncurkan trio komputer GPU edge-AI generasi berikutnya.

PE3000G adalah komputer edge berteknologi true fanless yang bekerja mulus dengan GPU NVIDIA Ampere/Turing atau Intel Arc A – series MXM. Secara khusus, GPU Intel Arc A350M, A370M, A550M dan A730M MXM didukung oleh ASUS IoT.

PE4000G, komputer edge yang kokoh, mendukung GPU TDP hingga 200 W dan memuat hingga dua kartu ekspansi PCI Express® (PCIe®).

PE6000G, komputer industri pertama di dunia yang mendukung GPU TDP hingga 450 W, adalah monster yang sangat kuat untuk pemrosesan grafis dengan throughput tinggi melalui PCIe 5.0.

Produk baru ini tahan di lingkungan ekstrem, seperti perubahan suhu, persyaratan tegangan, dan getaran. Dengan memori DDR5 hingga 64 GB, desain fanless, dan standar MIL-STD-810H, produk ini cocok untuk edge-AI, seperti machine vision, video analytics, dan kendaraan otonom.

ASUS IoT rilis sistem edge-computing NVIDIA Jetson Orin NX dan Orin Nano. Sistem ini AI high-performance dengan desain fanless.

Ada fitur konektivitas beragam dan dapat mendukung suhu dan tegangan input. Sistem ini juga memiliki WiFi dan Bluetooth opsional serta slot untuk modul 4G/5G. Ideal untuk lingkungan industri seperti lalu lintas dan analisis audiens.

BACA JUGA
PT Asianet Media Teknologi Memperkenalkan "Unifiber" Sebagai Brand Infrastruktur FTTx Terbaru di Indonesia

Lini produk Tinker berkembang, sangat baik untuk otomatisasi industri

ASUS IoT juga mengungkapkan lini baru dari produk Tinker, seperti seri Tinker Board 3 dan Tinker V. Serangkaian PC panel open-frame terbaru yang dirancang untuk otomasi industri juga menghadirkan Tinker Board 3 sebagai produk tertanam yang digunakan.

Tinker Board 3 memiliki fitur prosesor quad-core Cortex-A55 Arm® 64-bit. Ukurannya ringkas dengan dukungan sistem operasi Linux dan Android.

Seri ini menawarkan antarmuka serbaguna seperti PoE, LVDS, COM dan CAN bus, serta slot M.2 E dan M.2 B. Seri Tinker Board 3 juga mendukung modul ekspansi nirkabel atau 4G/5G dengan masa pakai hingga tujuh tahun.

ASUS IoT pasangkan Tinker Board 3 ke PC panel open-frame untuk transformasi digital di industri pintar. Model terbaru, PP-101W-3568 dan PP-156W-3568, dilengkapi panel sentuh 10,1 dan 15,6 inci.

Desain bezel open-frame mudah dikustomisasi dengan aspect ratio 16:9. PC panel open-frame terbaru ASUS IoT memiliki desain fanless dan CPU berdaya rendah untuk keandalan dan daya tahan yang lebih baik.

Dilengkapi braket samping dan instalasi VESA untuk dukungan metode instalasi dan aplikasi yang beragam.

ASUS IoT merilis Tinker V, RISC-V SBC 64-bit pertama dengan arsitektur open-source. Produk ini mendukung OS Linux dan port I/O yang beragam serta memiliki form factor Pico-ITX yang ringkas. Tinker V memberikan fleksibilitas untuk peluncuran industri serbaguna.

BACA JUGA
AGRES.ID Menjadi Ritel Eksklusif Starlink di Indonesia

Motherboard industri terbaru untuk aplikasi tertanam

ASUS IoT membangun portofolio motherboard industri yang komprehensif untuk mendukung prosesor Intel Generasi ke-13. Seri IM menghadirkan motherboard industri yang kokoh, sementara EM menawarkan jaminan motherboard industri tangguh dengan siklus masa pakai yang diperpanjang.

Berdasarkan komponen sistem kunci ini, Configure-to-Order Service (CToS) dari ASUS IoT dihadirkan ke pasaran.

Didorong oleh tim R&D ASUS IoT yang penuh dedikasi dan cekatan serta dukungan vendor industri yang luas, ASUS IoT mampu melayani pelanggan dengan time-to-market yang cepat serta produksi yang fleksibel.

ASUS IoT meluncurkan Coral Dev Board Micro baru; papan mikrokontroler kuat dengan kamera, mikrofon, dan Coral Edge TPU bawaan.

Board ini dapat mempercepat pembuatan prototipe dan penerapan sistem tertanam berdaya rendah dengan ML pada perangkat. Coral Wireless dan PoE Add-on juga tersedia untuk konektivitas.

Solusi software bertenaga AI yang inovatif untuk aplikasi industri

Selain kemampuan hardware yang kuat, ASUS IoT juga menyediakan berbagai solusi software dan hardware yang terintegrasi dan berbasis AI seperti AISVision, AISPHM, dan AISEHS untuk merealisasikan manufaktur yang cerdas.

AISVision adalah toolkit intuitif yang menyederhanakan proses bisnis untuk system integrator (SI) dan pembangun mesin yang dapat mendukung penciptaan model AI yang efektif pada inspeksi optik otomatis (Automated Optical Inspection atau AOI).

Hanya dengan empat langkah, AISVision dapat mengurangi hingga 80% upaya yang biasanya diperlukan dibandingkan dengan metode Aoi tradisional.

BACA JUGA
Acer SpatialLabs Eyes Stereo Camera: Merekam Momen dan Pengalaman Terbaik dalam 3D Stereoskopik

AISPHM, atau platform AIS Prognostic and Health Management, menggabungkan aturan standar ISO 10816 dengan teknologi AI eksklusif kami untuk meningkatkan keakuratan mesin diagnostik masalah.

Terakhir, AISEHS, yaitu platform layanan manajemen untuk lingkungan, kesehatan, dan keselamatan (EHS). SaaS bertenaga AI ini dirancang untuk meningkatkan standard operating procedure (SOP) pada keselamatan pekerja dan untuk meminimalkan potensi risiko melalui penggunaan AI.

Selain itu, SaaS ini juga memberikan laporan visualisasi risiko kepada manajer EHS untuk membantu mencapai optimalisasi dan manajemen produksi yang lebih besar.

Shares: