Berita  

ASEAN Foundation Dorong Literasi AI untuk Pelajar di Bandung

review1st.com – ASEAN Foundation menggelar Workshop AI Ready ASEAN bertajuk “Empowering Students for the Future: AI Literacy for a Digital ASEAN” di Bandung pada 26 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 500 pelajar dan didukung oleh Google.org.

Workshop yang berlangsung di SMP Plus Muthahhari ini bertujuan membekali siswa dengan pemahaman dasar tentang kecerdasan artifisial (AI) serta cara memanfaatkannya secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.

Program AI Ready ASEAN untuk Generasi Muda

Workshop ini merupakan bagian dari inisiatif regional AI Ready ASEAN yang fokus meningkatkan literasi AI di kalangan generasi muda Asia Tenggara.

ASEAN Foundation Dorong Literasi AI untuk Pelajar di Bandung

Program ini tidak hanya mengenalkan konsep AI, tetapi juga menanamkan pemahaman tentang penggunaan teknologi yang bertanggung jawab.

Sejak diluncurkan, program ini telah mencapai:

  • Lebih dari 6 juta penerima manfaat di ASEAN
  • 100.000+ peserta menyelesaikan pelatihan AI mendalam
  • 3.500+ Master Trainers diberdayakan

Capaian ini menunjukkan komitmen kuat kawasan dalam menyiapkan talenta digital yang adaptif dan inklusif.

Peran Indonesia dalam Transformasi Digital ASEAN

Indonesia memiliki peran strategis dalam program ini, mengingat besarnya populasi usia muda dan potensi bonus demografi. Sekolah menjadi titik fokus utama untuk menanamkan literasi AI sejak dini.

Menurut Piti Srisangnam, setiap pelajar berhak mendapatkan akses yang sama terhadap pemahaman AI agar mampu berinovasi dan berkontribusi dalam ekosistem digital.

Dukungan Pemerintah dan Pentingnya Literasi Digital

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menekankan pentingnya keseimbangan antara pemanfaatan AI dan kemampuan berpikir kritis.

Ia mengingatkan bahwa:

  • AI harus digunakan secara bijak dan tidak menimbulkan ketergantungan
  • Peran guru dan orang tua sangat penting dalam pendampingan
  • Literasi digital dan etika teknologi harus terus ditingkatkan

Pendekatan ini dinilai penting agar generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami dan mengelolanya dengan baik.

Workshop Interaktif dan Relevan untuk Pelajar

Kegiatan workshop dirancang secara interaktif dan aplikatif agar mudah dipahami siswa. Materi yang diberikan meliputi:

  • Pengenalan dasar kecerdasan artifisial
  • Diskusi penggunaan AI secara etis
  • Sesi interaksi langsung berbasis studi kasus

Pendekatan ini membuat pembelajaran lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari pelajar.

Kolaborasi untuk Masa Depan Digital yang Inklusif

Kolaborasi antara organisasi regional, pemerintah, sektor swasta, dan institusi pendidikan menjadi kunci keberhasilan program ini. Inisiatif AI Ready ASEAN diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang:

  • Siap menghadapi transformasi digital
  • Mampu berinovasi dengan teknologi
  • Berkontribusi dalam ekosistem digital yang bertanggung jawab

Dengan fondasi literasi AI yang kuat, pelajar Indonesia diharapkan tidak hanya beradaptasi dengan perubahan, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam masa depan digital ASEAN.