JAKARTA, 31 Agustus 2026 – Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM) memperkuat posisinya sebagai ruang pertunjukan seni dan budaya termutakhir di Indonesia.
Sebagai venue ikonik berkapasitas 1.200 penonton yang merumahi berbagai produksi berskala besar, Teater Besar resmi menjadi lokasi pertama di Indonesia yang mengadopsi Sennheiser Spectera—ekosistem wideband bidirectional wireless pertama di dunia.
Langkah ini diambil untuk menyederhanakan alur kerja sistem wireless audio, memangkas waktu setup, dan mengatasi kerumitan manajemen Radio Frequency (RF) pada pertunjukan teater, konser, hingga acara budaya berskala besar.
Solusi Atasi Kompleksitas RF dan Peralatan Panggung
Menyelenggarakan program yang bervariasi membutuhkan adaptasi teknis yang cepat. Sebelum beralih ke Sennheiser Spectera, penggunaan 40 hingga 50 mikrofon nirkabel secara bersamaan kerap memicu benturan frekuensi (RF interference), noise, hingga potensi gangguan teknis selama pertunjukan.

Selain masalah frekuensi, arsitektur wireless konvensional sebelumnya menuntut ruang penempatan peralatan yang sangat besar. Untuk produksi yang membutuhkan 32 channel wireless, tim teknis harus memindahkan dan merakit rak peralatan berukuran masif yang memakan waktu persiapan.

“Yang kami cari pada dasarnya adalah sistem yang sederhana, mudah di-setup, tidak memakan terlalu banyak ruang, dan memiliki proses instalasi yang praktis. Di saat yang sama, sistem tersebut juga harus memiliki ruang untuk berkembang seiring perubahan kebutuhan kami,” ujar Dwi Winarno, Technical Audio Specialist di Teater Besar.
Kerjasama antara Teater Besar dan Albeta selaku System Integrator berfokus pada perluasan kemampuan wireless tanpa harus membongkar seluruh infrastruktur audio yang sudah ada.
Efisiensi Operasional dengan Teknologi Bidirectional Wireless

Penerapan Sennheiser Spectera membawa perubahan signifikan pada tata kelola audio panggung Teater Besar TIM:
- Sistem Ringkas & Hemat Ruang: Penggunaan satu unit Sennheiser Spectera Base Station mampu menggantikan belasan receiver konvensional yang memakan tempat.
- Integrasi Perangkat Canggih: Saat ini sistem didukung oleh 1 Base Station, 2 antena DAD, 15 bidirectional bodypack, serta mikrofon headset Sennheiser HSP 4.
- Visualisasi Monitor Real-Time: Melalui fitur Spectera WebUI, tim audio dapat memvisualisasikan kondisi RF, menganalisis spektrum frekuensi rendah interferensi, serta memantau level baterai dan status perangkat secara langsung sebelum maupun saat acara berlangsung.
Tingkatkan Keandalan Performa Live
Sekitar 70 persen produksi di Teater Besar yang membutuhkan jaringan wireless kini mengandalkan ekosistem Spectera. Pengurangan jumlah fisik peralatan terbukti mempercepat alur kerja persiapan pertunjukan secara signifikan.

Yosafat, Direktur Albeta, menyatakan bahwa penerapan platform baru ini memberikan lompatan efisiensi bagi produksi live berskala besar di Indonesia. Keandalan sistem ini terbukti dari absennya gangguan teknis pada berbagai pertunjukan teater, musikal, hingga corporate event yang telah diselenggarakan.

Melalui adopsi teknologi wideband bidirectional wireless ini, Teater Besar Taman Ismail Marzuki tidak hanya meningkatkan efisiensi belakang panggung, tetapi juga memastikan kualitas audio terbaik bagi para penikmat seni di Indonesia.








