review1st.com – SEON mencatat pertumbuhan bisnis signifikan di Indonesia sebagai salah satu pasar dengan perkembangan tercepat di kawasan Asia Pasifik.
Platform berbasis AI untuk pencegahan fraud dan kepatuhan Anti-Money Laundering (AML) ini diproyeksikan mengalami lonjakan pendapatan hingga dua kali lipat secara tahunan pada FY26.
Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya adopsi solusi fraud detection di sektor perbankan digital, pinjaman online, hingga pembayaran digital, seiring kebutuhan keamanan yang semakin tinggi.
Adopsi Platform Fraud & AML Meningkat di Indonesia
Dalam satu tahun terakhir, SEON berhasil memperluas basis pelanggan di Indonesia, terutama di sektor jasa keuangan.
Platform ini juga membantu institusi memenuhi regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang semakin ketat dalam mengawasi risiko fraud dan kepatuhan.
Dengan meningkatnya kebutuhan sistem keamanan digital, SEON menghadirkan solusi terintegrasi melalui Fraud and AML Command Center yang memungkinkan:
- Deteksi dan investigasi risiko dalam satu platform
- Pengelolaan workflow fraud dan compliance secara fleksibel
- Penyesuaian aturan secara real-time tanpa ketergantungan pengembangan teknis
Bangun Infrastruktur Lokal untuk Kepatuhan Regulasi
Sebagai bagian dari ekspansi di Indonesia, SEON telah menghadirkan infrastruktur data lokal.
Langkah ini memungkinkan pemrosesan data dilakukan di dalam negeri sesuai regulasi OJK, sekaligus mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat secara real-time.
Langkah strategis ini memperkuat posisi SEON dalam membantu institusi keuangan menghadapi tantangan fraud yang semakin kompleks.
Ekosistem Keuangan Digital Tumbuh, Risiko Fraud Ikut Meningkat
Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai US$120 miliar pada 2026. Namun, peningkatan ini juga diiringi lonjakan risiko kejahatan digital.
Data dari Bank Indonesia mencatat:
- Transaksi pembayaran digital mencapai 4,67 miliar pada Februari 2026
- Tumbuh 40,35% dibandingkan tahun sebelumnya
Sementara itu, OJK melalui Anti-Scam Centre telah menerima lebih dari 448 ribu laporan dan memblokir lebih dari 415 ribu akun hingga awal 2026.
Kondisi ini menegaskan pentingnya solusi berbasis AI untuk pencegahan fraud dan manajemen risiko di sektor keuangan.
Kolaborasi Industri untuk Perkuat Sistem Keamanan
SEON ??????? bekerja sama dengan berbagai mitra industri di Indonesia untuk membantu organisasi:
- Menghadapi pola serangan fraud yang semakin kompleks
- Mengelola lonjakan volume penipuan
- Memenuhi tuntutan regulasi yang terus berkembang
Pendekatan berbasis ekosistem ini menjadi kunci dalam memperkuat keamanan digital secara menyeluruh.
SEON Gelar RiskTech Connect 2026 di Jakarta
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, SEON akan menggelar RiskTech Connect di Jakarta pada 28 April 2026.
Mengusung tema “AI-Powered Fraud Defenses”, acara ini akan membahas:
- Optimalisasi AI untuk onboarding pengguna
- Monitoring transaksi secara real-time
- Manajemen kasus fraud yang lebih efektif
Event ini akan menghadirkan para pemimpin industri dari bidang risk management, fraud, AML, hingga transformasi digital.
Perluas Ekspansi di Asia Pasifik
Operasional SEON di Asia Pasifik berbasis di Singapura, dengan dukungan layanan untuk Indonesia dan pasar Asia Tenggara.
Perusahaan juga terus memperluas jaringan mitra lokal untuk membantu institusi keuangan menavigasi regulasi yang kompleks.





