review1st.com — Penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) melalui smartphone terus mengalami peningkatan, termasuk di kawasan Asia Tenggara dan Oseania.
Samsung mengungkapkan bahwa pengguna perangkat Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 semakin aktif memanfaatkan fitur Galaxy AI untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari.
Peningkatan penggunaan AI ini hadir seiring meningkatnya minat konsumen terhadap perangkat smartphone foldable Samsung. Penjualan seri Galaxy Z generasi ketujuh di kawasan Asia Tenggara dan Oseania tercatat meningkat hampir 15% dibandingkan generasi sebelumnya.
Minat terhadap Smartphone Foldable dan Galaxy AI Terus Bertumbuh
Setelah memperkenalkan Galaxy Z8 Series dalam ajang Galaxy Unpacked di London, Samsung menggelar sesi diskusi bersama media Asia Tenggara dan Oseania untuk membahas perkembangan teknologi AI mobile.
Dalam sesi tersebut, Won-Joon Choi, President & COO Mobile eXperience (MX) Business sekaligus Head of R&D Office Samsung Electronics, bersama CU Kim, President & CEO Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania, serta Carl Nordenberg, VP & Regional Head of Mobile eXperience Business Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania, membahas perubahan perilaku pengguna terhadap teknologi AI.
CU Kim menjelaskan bahwa peningkatan penjualan Galaxy Z Series menunjukkan semakin besarnya ketertarikan masyarakat terhadap pengalaman menggunakan perangkat foldable.
“Fase berikutnya dari AI bukan lagi tentang menghadirkan lebih banyak fitur, melainkan menghadirkan pengalaman yang semakin relevan bagi setiap pengguna,” ujar CU Kim.
Penggunaan Galaxy AI Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 Capai 96%
Sejalan dengan meningkatnya adopsi perangkat foldable, penggunaan Galaxy AI juga mengalami pertumbuhan signifikan.
Di kawasan Asia Tenggara dan Oseania, tingkat penggunaan AI oleh pengguna Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 meningkat dari 84% pada Agustus 2025 menjadi 96% pada Juni 2026.
Beberapa fitur Galaxy AI yang paling banyak digunakan pengguna antara lain:
Circle to Search, untuk mencari informasi dengan lebih cepat melalui layar smartphone.
Now Brief, untuk mendapatkan informasi penting yang lebih personal.
Photo Assist, untuk membantu proses pengeditan dan kreativitas foto.
Peningkatan ini menunjukkan bahwa AI pada smartphone mulai berkembang dari sekadar fitur tambahan menjadi bagian dari aktivitas digital sehari-hari.
Samsung Kembangkan Pengalaman Mobile AI yang Lebih Personal
Samsung menyebut bahwa masa depan AI mobile tidak hanya bergantung pada jumlah fitur, tetapi juga kemampuan teknologi tersebut memahami kebutuhan pengguna.
Galaxy AI kini mendukung 22 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Dukungan bahasa lokal tersebut menjadi bagian dari upaya Samsung menghadirkan pengalaman AI yang lebih relevan bagi pengguna di berbagai negara.
Menurut CU Kim, smartphone kini menjadi perangkat utama masyarakat Asia Tenggara dan Oseania dalam mengakses teknologi AI. Karena itu, pengembangan pengalaman mobile AI menjadi salah satu fokus utama Samsung.
Galaxy AI Mengarah ke Era Agentic AI
Won-Joon Choi menjelaskan bahwa tidak ada satu jenis AI yang dapat memenuhi kebutuhan semua pengguna. Oleh karena itu, Samsung mengembangkan Galaxy AI sebagai platform yang memungkinkan berbagai AI agent bekerja secara bersamaan sesuai kebutuhan pengguna.
“Dari perspektif konsumen, tidak ada satu AI yang cocok untuk semua orang. Karena itu, kami membangun Galaxy AI sebagai sebuah platform yang memungkinkan berbagai AI agent bekerja secara bersamaan,” jelas Won-Joon Choi.
Melanjutkan inovasi dari Galaxy S26 Series, Galaxy Z8 Series dengan One UI 9 menghadirkan pengalaman agentic AI yang lebih terintegrasi melalui sistem perangkat.
Berbagai AI agent dapat bekerja di berbagai aplikasi, layanan, dan fitur perangkat sehingga pengguna memiliki cara yang lebih fleksibel dalam berinteraksi dengan teknologi AI.
Galaxy Foldable Samsung Hadir untuk Beragam Gaya Hidup Pengguna
Sejak memperkenalkan kategori smartphone foldable pada 2019, Samsung terus mengembangkan perangkat lipat untuk menjawab kebutuhan pengguna yang semakin beragam.
Portofolio Galaxy foldable yang terus berkembang memungkinkan Samsung menghadirkan pengalaman berbeda sesuai gaya hidup, kebutuhan produktivitas, kreativitas, dan hiburan pengguna.
Melalui Galaxy Z8 Series, Samsung menghadirkan lebih banyak cara bagi pengguna untuk memanfaatkan AI dalam meningkatkan produktivitas, menciptakan karya, hingga mengekspresikan diri.
Dengan perkembangan Galaxy AI dan smartphone foldable, Samsung semakin memperkuat perannya dalam menghadirkan pengalaman mobile yang lebih pintar, personal, dan relevan bagi pengguna di Asia Tenggara maupun pasar global.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai seri Galaxy Z terbaru, kunjungi Samsung Newsroom Indonesia atau Samsung.com.








