review1st.com – Meta resmi meluncurkan Small Business Growth Academy (SBGA) di Indonesia, program pelatihan yang membekali pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan keterampilan kecerdasan buatan (AI) dan pemasaran digital. Indonesia menjadi salah satu dari 12 negara pertama di kawasan Asia Pasifik yang menjalankan inisiatif ini.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Meta bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan UKMIndonesia.id. Sebanyak 150 pelaku UMKM di Bandung, Batam, dan Jakarta akan mengikuti pelatihan, mentoring, serta pembelajaran langsung untuk meningkatkan daya saing bisnis di era digital.
Small Business Growth Academy Siapkan UMKM Hadapi Era AI
Melalui Small Business Growth Academy, Meta ingin membantu pelaku UMKM memanfaatkan teknologi AI secara praktis dalam operasional bisnis sehari-hari.

Peserta akan memperoleh pelatihan mengenai:
- Strategi pemasaran digital berbasis AI.
- Peningkatan produktivitas usaha.
- Pengelolaan pelanggan secara lebih efisien.
- Peluang memperluas bisnis hingga pasar internasional.
Program ini dirancang untuk menjembatani tingginya minat pelaku usaha terhadap AI dengan penerapan nyata yang dapat langsung digunakan dalam menjalankan bisnis.
Adopsi AI di UMKM Indonesia Terus Meningkat
Berdasarkan riset Deloitte dalam laporan AI for Business: APAC Trends, penggunaan AI di kalangan UMKM Indonesia terus mengalami peningkatan.
Beberapa temuan penting dalam riset tersebut antara lain:
- 78% UMKM telah menggunakan setidaknya satu teknologi berbasis AI.
- 82% berencana meningkatkan adopsi AI dalam waktu dekat.
- 86% menyatakan AI mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya operasional.
Data tersebut menunjukkan bahwa AI semakin menjadi bagian penting dalam transformasi digital pelaku usaha di Indonesia.
Kemendag Dukung Transformasi Digital UMKM
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Iqbal S. Shofwan, mengatakan tren penggunaan produk lokal terus mengalami peningkatan.
Pada penyelenggaraan Harbolnas 2025, transaksi produk lokal mencapai 46 persen atau senilai Rp16,6 triliun dari total transaksi selama periode tersebut.
Menurutnya, momentum positif tersebut perlu diperkuat melalui strategi promosi digital yang efektif, termasuk pemanfaatan media sosial dan teknologi AI.
Kementerian Perdagangan juga mengapresiasi kolaborasi Meta, UKMIndonesia.id, dan Evermos dalam mempercepat transformasi digital UMKM sekaligus membuka peluang ekonomi baru melalui pemasaran berbasis AI.
Meta Ingin AI Bisa Digunakan oleh Semua Pelaku Usaha
Country Director Meta Indonesia, Pieter Lydian, mengatakan banyak pelaku UMKM sebenarnya sudah tertarik menggunakan AI. Tantangan terbesar adalah membantu mereka menerapkan teknologi tersebut dalam aktivitas bisnis sehari-hari.
Melalui Small Business Growth Academy, Meta ingin memberikan keterampilan AI yang mudah dipahami sehingga pelaku usaha dapat:
- Menjangkau pelanggan baru lebih efektif.
- Memperluas pasar hingga luar negeri.
- Mengembangkan bisnis dengan teknologi yang mudah digunakan.
Materi Pelatihan AI untuk UMKM
Selama mengikuti program, peserta akan mempelajari berbagai solusi bisnis Meta, di antaranya:
- Meta Business Agent
- WhatsApp Business
- Meta Ads berbasis AI
- Advantage+
Melalui berbagai solusi tersebut, pelaku UMKM dapat:
- Menjangkau pelanggan yang lebih tepat.
- Membuat dan mengoptimalkan iklan menggunakan AI.
- Mengotomatiskan layanan pelanggan.
- Mengembangkan strategi pemasaran lintas negara untuk mendukung ekspor.
Solusi AI Meta Tingkatkan Efektivitas Iklan
Meta mengungkapkan bahwa berbagai solusi bisnis berbasis AI telah memberikan hasil positif bagi pelaku usaha di Indonesia.
Data internal menunjukkan:
- Bisnis yang beriklan di platform Meta memperoleh rata-rata Return on Ad Spend (ROAS) sebesar 3,10 kali.
- Penggunaan solusi berbasis AI seperti Advantage+ meningkatkan rata-rata ROAS hingga 22 persen dibandingkan metode konvensional.
Hasil tersebut menunjukkan AI mampu membantu pelaku usaha menjangkau audiens yang lebih relevan sekaligus meningkatkan efektivitas anggaran pemasaran.
Imago Raw Honey Jadi Contoh Sukses Pemanfaatan AI
Salah satu UMKM yang telah merasakan manfaat solusi Meta adalah Imago Raw Honey asal Bogor.

Menurut Founder Imago Raw Honey, Henry Hidayat, teknologi Meta membantu bisnisnya berkembang dari pasar lokal hingga mampu memasok hotel berbintang lima dan menembus pasar ekspor.
Imago Raw Honey memanfaatkan berbagai solusi Meta seperti:
- Reels untuk membangun storytelling produk.
- Meta Ads berbasis AI untuk menjangkau target pasar yang sesuai.
- WhatsApp Business guna meningkatkan pelayanan pelanggan secara cepat dan efisien.
Konten edukasi mengenai madu murni dan proses panen berkelanjutan juga berhasil meningkatkan brand awareness sekaligus membuka peluang penjualan B2B dan ekspor.
Meta Perluas Dampak Pelatihan AI bagi UMKM
Ke depan, Meta akan membawa peserta Small Business Growth Academy mengikuti berbagai kegiatan Kementerian Perdagangan untuk memperkenalkan produk mereka ke pasar yang lebih luas.
Meta berharap pengalaman para peserta dapat menjadi inspirasi bagi UMKM lain dalam memanfaatkan AI sebagai alat untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas pasar, serta membuka peluang ekspor ke tingkat global.








