review1st.com – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong peran aktif perguruan tinggi dalam mencapai target emisi nol bersih (net zero).
Dukungan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco, dalam acara peluncuran laporan dan panduan Indonesia Net Zero Campus di Graha Kemdiktisaintek pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Acara ini terselenggara atas kerja sama antara Kemdiktisaintek, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), serta Climateworks Centre. Kegiatan tersebut dihadiri oleh lebih dari 120 peserta yang mencakup perwakilan kementerian, Bappenas, pimpinan universitas, dan mitra pembangunan secara langsung maupun daring.
Peran Strategis Perguruan Tinggi dalam Transisi Iklim
Perguruan tinggi dinilai memiliki posisi strategis sebagai produsen talenta, pengetahuan, dan inovasi yang mendukung keberlanjutan. Kolaborasi antara sektor pendidikan dan industri diharapkan mampu melahirkan solusi nyata bagi tantangan lingkungan.
“Melalui riset dan kolaborasi dengan dunia industri, perguruan tinggi dapat mengembangkan solusi praktis yang mendukung pencapaian target net zero Indonesia,” ujar Badri Munir Sukoco.
Laporan analisis yang disusun oleh PYC dan Climateworks Centre memetakan implementasi keberlanjutan di berbagai universitas lokal. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa sekitar dua pertiga kampus telah menerapkan strategi kampus hijau.
Namun, baru sekitar 15 persen institusi yang memiliki komitmen emisi nol bersih serta sebagian kecil yang telah melakukan inventarisasi gas rumah kaca.
Peluncuran Panduan Net Zero on Campus
Dalam kesempatan yang sama, PYC dan Climateworks Centre meluncurkan panduan Net Zero on Campus berbahasa Indonesia. Dokumen ini diadaptasi dari panduan yang disusun oleh UN Sustainable Development Solutions Network (SDSN) bersama Monash University dan Climateworks Centre.
Panduan tersebut dirancang untuk membantu institusi pendidikan tinggi mengatasi tantangan kelembagaan dan kapasitas. Dokumen ini juga memberikan kerangka kerja bagi kampus untuk menyesuaikan inisiatif keberlanjutan dengan konteks lokal masing-masing wilayah.
Pro Vice-Chancellor dan President (Interim) Monash University Indonesia, Claire Macken, menyatakan bahwa institusi pendidikan memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan. Perguruan tinggi juga berperan membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan untuk masa depan rendah karbon.
FAQ (Frequently Asked Questions)
Kapan acara peluncuran laporan Indonesia Net Zero Campus diselenggarakan?
Acara tersebut diselenggarakan pada Selasa, 20 Oktober 2026, di Graha Kemdiktisaintek, Jakarta.
Apa saja temuan utama dari laporan analisis PYC dan Climateworks Centre?
Laporan tersebut mencatat bahwa dua pertiga perguruan tinggi telah memiliki strategi kampus hijau, sementara sekitar 15 persen di antaranya sudah berkomitmen terhadap emisi nol bersih.
Apa fungsi dari panduan Net Zero on Campus yang diluncurkan?
Panduan tersebut berfungsi sebagai acuan praktis bagi perguruan tinggi di Indonesia untuk mengembangkan inisiatif keberlanjutan dan memperkuat ekosistem net zero sesuai konteks lokal.




