VinFast Gelar Promo Kepemilikan dan Ekosistem Listrik di GIIAS Makassar 2026

review1st.com – VinFast meramaikan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar 2026 yang berlangsung pada 28 Oktober hingga 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center.

Pabrikan asal Vietnam tersebut menghadirkan ekosistem mobilitas listrik lengkap serta program kepemilikan khusus bagi masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan.

“Kami percaya transisi ke kendaraan listrik akan semakin cepat ketika konsumen memiliki akses ke lebih banyak pilihan yang memenuhi kebutuhan praktis mereka, didukung oleh ekosistem komprehensif yang mencakup produk, infrastruktur pengisian daya, layanan purnajual, dan kebijakan kepemilikan yang menarik.

Melalui GIIAS Makassar 2026, VinFast bertujuan memberikan kesempatan bagi masyarakat di Makassar dan seluruh Sulawesi Selatan untuk merasakan langsung kendaraan listrik, mengeksplorasi manfaat nyatanya, dan memilih solusi mobilitas yang sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan kerja mereka,” kata Arunodoy Das, Chief Executive Officer VinFast Indonesia.

Potongan Harga dan Program Lucky Dip Selama Pameran

VinFast Gelar Promo Kepemilikan dan Ekosistem Listrik di GIIAS Makassar 2026

Konsumen yang melakukan pemesanan kendaraan VinFast selama gelaran GIIAS Makassar 2026 berhak memperoleh promo berupa potongan harga langsung. Penawaran insentif tunai ini disesuaikan berdasarkan tipe kendaraan yang dipesan:

  • VF 3: Potongan harga sebesar Rp3.000.000.
  • Limo Green & VF MPV 7: Potongan harga sebesar Rp4.000.000.
  • VF 6 & VF 7: Potongan harga sebesar Rp5.000.000.

Selain potongan harga, pemesan kendaraan berkesempatan mengikuti program Lucky Dip. Terdapat berbagai pilihan hadiah berupa Samsung Galaxy A17, Samsung Galaxy Tab A11, saldo e-Wallet, air fryer Philips, KIP Car Diffuser, hingga tongkat E-money aluminium.

BACA JUGA  AiMOGA Buka Peluang Kolaborasi Embodied Intelligence

Program Kepemilikan “Drive Worry Free” dan Jaminan Purnajual

VinFast terus melayani konsumen melalui program “Drive Worry Free” yang bertumpu pada lima pilar utama, yakni Zero Operating Cost, Battery Peace of Mind, Ownership Confidence, Service Confidence, dan Business Confidence.

Program ini mencakup garansi baterai komprehensif dan jaminan nilai sisa (residual value guarantee) hingga 80% dari nilai kendaraan. Pabrikan juga memberikan fasilitas pengisian daya gratis di stasiun pengisian V-GREEN hingga 31 Maret 2029 sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Lini Produk Kendaraan Pribadi dan Armada Komersial

Area pameran VinFast menampilkan kendaraan untuk kebutuhan pribadi, keluarga, hingga armada transportasi komersial. Pengunjung dapat melakukan tes kendara (test-drive) secara langsung untuk menguji performa model pilihan di lokasi pameran.

Tabel Daftar Produk dan Promosi VinFast di GIIAS Makassar 2026

Model KendaraanKategori SegmenBesaran Potongan Harga
VF 3Mobil Listrik Ringkas PerkotaanRp3.000.000
VF 6SUV ListrikRp5.000.000
VF 7SUV ListrikRp5.000.000
VF MPV 7MPV Listrik KeluargaRp4.000.000
Limo GreenKendaraan Komersial / Layanan TransportasiRp4.000.000
Nerio GreenKendaraan Komersial / Layanan TransportasiSesuai Program Berlaku
Herio GreenKendaraan Komersial / Layanan TransportasiSesuai Program Berlaku

Partisipasi di GIIAS Makassar 2026 memperkuat ekspansi operasional VinFast setelah dua tahun hadir di pasar Indonesia, didukung oleh pengembangan jaringan distribusi dan infrastruktur pengisian daya V-GREEN.

  • FAQ (Frequently Asked Questions):
    • Kapan dan di mana GIIAS Makassar 2026 berlangsung? Pameran ini berlangsung pada 28 Oktober hingga 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center.
    • Berapa potongan harga mobil VinFast di GIIAS Makassar 2026? Konsumen mendapatkan diskon Rp3.000.000 untuk VF 3, Rp4.000.000 untuk Limo Green dan VF MPV 7, serta Rp5.000.000 untuk VF 6 dan VF 7.
    • Sampai kapan pengisian daya gratis V-GREEN berlaku? Pengisian daya gratis di stasiun V-GREEN berlaku hingga 31 Maret 2029 sesuai dengan syarat dan ketentuan.
BACA JUGA  Zimbra: Bisnis Indonesia Dapat Mengalihdayakan Teknologi, Tetapi Bukan Tanggung Jawabnya