review1st.com – Strategi “merusak harga” POCO resmi memasuki babak baru. Jika selama ini POCO dianggap sebagai pelindung “Kaum Mendang-Mending” dengan spek gahar tapi bodi plastik, peluncuran POCO F8 Series menjadi sinyal kuat bahwa POCO sedang banting setir.
Mengusung tagline “The True Flagship”, POCO F8 Series bukan lagi sekadar Flagship Killer yang berkompromi di sektor kamera atau desain. Mereka kini terang-terangan menantang penguasa pasar premium. Pertanyaannya: Apakah harganya masih ramah di kantong pasukan mendang-mending?
Evolusi Berbahaya: Spek Buas, Harga Naik Kelas?
POCO F8 Series adalah bukti POCO mulai “serius” dandan. Lewat POCO F8 Ultra dan POCO F8 Pro, POCO tak lagi hanya menjual skor AnTuTu, tapi juga kemewahan bodi aluminium, sertifikasi IP68, hingga kolaborasi audio eksklusif dengan Bose.
PR Manager POCO Indonesia, Novita Krisutami, menegaskan bahwa POCO kini naik level. Tanpa meninggalkan DNA performa ekstrem, mereka kini mengincar pengguna power-user yang tak hanya butuh kencang, tapi juga prestise.
POCO F8 Ultra: Monster yang Sebenarnya (Skor AnTuTu 3,9 Juta!)
Inilah perangkat yang bikin kompetitor meriang. POCO F8 Ultra ditenagai Snapdragon® 8 Elite Gen 5 yang dikombinasikan dengan chip VisionBoost D8. Hasilnya? Skor AnTuTu tembus 3,9 juta+. Ini bukan lagi HP kencang, ini monster.
Kenapa Kaum Mendang-Mending Mulai Ketar-Ketir?
Bukan cuma mesin, POCO F8 Ultra kini punya fitur yang dulu “haram” ada di POCO karena mahal:
- Kamera Periscope Telephoto 5x: Akhirnya, POCO bisa motret jauh dengan kualitas optik. Tak ada lagi kompromi di sektor fotografi.
- Layar HyperRGB AMOLED M10: Bezel ultra tipis 1,5mm dan kecerahan 3500 nits. Layar ini lebih mahal dan lebih cantik dari seri sebelumnya.
- Baterai Raksasa 6500mAh: Kapasitas terbesar dalam sejarah seri F, dengan pengisian 100W HyperCharge.
POCO F8 Pro: “Daily Driver” Flagship yang Lebih Manusiawi
Untuk yang merasa versi Ultra terlalu “jauh”, POCO F8 Pro hadir dengan keseimbangan. Menggunakan Snapdragon® 8 Elite standar dan sistem pendingin IceLoop 3D, HP ini dirancang untuk gaming nonstop tanpa panas berlebih.
Kameranya pun tetap mumpuni dengan sensor Light Fusion 800 dan telephoto 50MP. Jauh melampaui standar POCO seri F tahun-tahun sebelumnya.
Software & AI: Bukan Lagi Sekadar MIUI yang Ganti Nama
POCO F8 Series langsung membawa Xiaomi HyperOS 3. Isu bug klasik mulai ditekan dengan integrasi HyperAI dan dukungan penuh Google Gemini AI. Plus, jaminan 4 tahun update OS dan 6 tahun security update membuat HP ini layak dipakai jangka panjang—sesuatu yang dulu jarang dijanjikan POCO.
Cek Kantong: Harga “The True Flagship”
Ini dia bagian yang paling dinanti. Apakah harganya masih masuk akal?
| Model | Varian | Harga Normal | Harga First Sale |
| POCO F8 Ultra | 16GB + 512GB | Rp11.999.000 | Rp11.799.000 |
| POCO F8 Pro | 12GB + 512GB | Rp8.999.000 | Rp8.799.000 |
POCO resmi keluar dari zona nyaman Rp5-7 jutaan. Dengan harga menyentuh angka 12 juta, POCO tak lagi sekadar main-main. Ini adalah “The True Flagship” yang akan menguji loyalitas fans setianya.
Masih berani bilang “mendang-mending” kalau speknya sudah mengalahkan HP harga 20 jutaan milik brand sebelah?









