review1st.com – Untuk saat ini, diakui atau tidak, gaming phone identik dengan ASUS ROG Phone. Konsistensi ASUS dengan terus menggulirkan ROG Phone Series ke pasaran membuat eksistensinya di segmen gaming semakin kuat.

Alhasil, tatkala unit review ROG Phone 6 mendarat di meja redaksi, kami sangat excited buat menguji generasi penerus ROG Phone 5 yang juga sempat kami ulas.

Kami meyakini jika image gaming phone yang sudah begitu melekat pada ROG Phone menjadi beban berat buat tim ASUS dalam merancang seri baru ini. Hal ini pula yang membangkitkan rasa penasaran kami kala mengujinya.

Apakah ASUS berhasil mempersembahkan smartphone gaming yang mumpuni? Apakah kehadirannya sesuai ekspektasi? Yuk, simak ulasan kami berikut ini.

Kelebihan dan Kekurangan ROG Phone 6

Review ASUS ROG Phone 6

Secara teknis bahkan sampai ke desain, unit review ROG Phone 6 dirancang dengan spesifikasi dan fitur buat para gamers. Tapi sebelum menguji lebih jauh, kita intip dulu paket penjualannya.

Box penjualannya terlihat cukup premium dalam balutan warna hitam dengam logo ROG. Lalu apa saja sih isi di dalam kotak ROG Phone 6?

Saat dibongkar, kami menemukan satu unit smartphone ASUS ROG Phone 6. Lalu ada kartu garansi, buku panduan dan kartu ROG. Kemudian ada HyperCharge 65W, kabel data USB Type-C serta headset.

Dan, yang paling menarik, ada case pelindung bergaya karbon dengan material yang cukup kokoh. Desainnya atraktif, memperkuat gaya desain smartphone yang sudah ‘gaming’ banget.

Itu dia isi dalam paket penjualan, sekarang kita lanjut mengulas lebih dalam setiap aspek penting dari perangkat ini.

Harga ASUS ROG Phone 6

Rancangan Bodi

ASUS ROG Phone 6 dirancang dengan desain premium. Begitu melihat eksteriornya saja, aura smartphone gaming sudah langsung terpancar. Didesain dengan tampilan futuristik dengan pola-pola matrix dan RGB yang keren.

Panel depan bodi dilapisi kaca anti gores Gorilla Glass Victus. Sementara panel belakang terbungkus panel kaca Gorilla Glass 3. Seri ini juga tahan percikan air berkat sertifikasi IPX4.

Untuk membuatnya lebih bermutu, frame dirancang dari material aluminium. Kebetulan kami memegang warna Phantom Black, tapi buat yang suka warna lain ada juga opsi Storm White.

Unit yang kami pegang memiliki tampilan belakang glossy. Ada sentuhan warna merah muda pada area sim tray di sisi kiri bawah dan tombol power di sisi kanan.

spesifikasi asus rog phone 6

Kita bisa menyetel warna RGB lighting ini, mengaktifkan dan mematikan warna lighting sesuai selera di pengaturan X Mode.

Ada juga dua port USB Type-C – satu di bagian bawah dan satu di sisi kiri smartphone. Port audio 3,5 mm juga terlihat pada ruas bawah.

Sebagai pelengkap, ROG Phone 5 dipersenjatai dengan beberapa aksesoris gaming, termasuk AeroActive Cooler hingga Kunai. Seri ini juga sudah didukung NFC, Bluetoth dan Wifi generasi terbaru.

Display

ROG Phone 6 menyuguhkan area layar untuk memanjakan para gamers. Pertama dari displaynya yang luas dengan bentang 6,78 inci disempurnakan dengan HDR 10+.

BACA JUGA
Ini Jajaran Google TV Terbaru dari Xiaomi untuk Kumpul Keluarga

Memakai teknologi AMOLED berkualitas tinggi besutan Samsung yang disetel oleh ROG Komposisi warna, detil dan visual terlihat realistis, jernih dan tajam.

asus rog phone 6

Lebih impresif lagi, unit review ROG Phone 6 ini juga ternyata engadopsi layar dengan refresh rate 165Hz. Juga touch sampling rate hingga 720Hz dan touch latency 23 ms.

Bagi hardcore gamers, aspek di atas sangat krusial dan sangat dipuja. Refresh rate tinggi dan respons cepat ini pun benar-benar memanjakan saat kami jajal.

Nyaris tidak ada lagging serta delay respon saat bermain khususnya pada game first person shooter (FPS) yang membutuhkan respon cepat.

Buat nonton video atau streaming, visual dan animasi pun terlihat semakin halus. Beda dengan layar frame rate rendah dimana animasi di layar seperti patah-patah.

Performa

Performa ROG Phone 6 telah ditingkatkan dari pendahulunya menggunakan Qualcomm Snapdragon 8+ Gen 1. Chipset paling powerful saat ini yang juga disisipi GPU Adreno 730.

Secara teknis, chipset ini memberikan kinerja CPU dan GPU 10% lebih cepat dan efisiensi 30% lebih baik dibandingkan pendahulunya.

Bahkan, demi menjaga performa tetap stabil, vendor membenamkan GameCool 6 cooling system. Generasi kelima dari sistem GameCool ini memiliki teknologi pendinginan mutakhir.

Struktur internal telah lebih ditingkatkan untuk pembuangan panas yang efisien. Sistem pendingin CPU 360 derajat yang baru, didesain ulang, difokuskan pada tata letak dual-PCB ditempatkan di tengah.

Memanfaatkan metode eksklusif untuk mengisi celah udara antara dua PCB dengan senyawa termal khusus. Kinerjanya lebih ditingkatkan hingga 10° C.

Lebih jauh lagi, unit review ROG Phone 6 yang kami uji membenamkan memori internal 256GB, serta RAM LPDDR5 dengan besaran 8GB. Sayangnya tak ada slot microSD.

Kombinasi komponen performa tinggi kami akui membuat semua game dari kasual sampai game grafis tinggi tetap berjalan dengan kualitas dan performa terbaik.

Dari pengalaman kami, ROG Phone ini adalah ‘mesin’ gaming yang sangat bertenaga. Hasil benchmark pun memperlihatkan performa yang cukup istimewa saat digeber dalam Mode X.

Terbukti saat digenjot bermain game berat sekalipun tak ada panas berlebih. Bahkan bermain intens dalam durasi panjang pun masih tetap nyaman. Suhu unit review ROG Phone 6 masih wajar.

Kami melakukan pengujian dengan game populer seperti Genshin Impact, Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire. Semuanya bisa berjalan di refresh rate tertinggi.

Fitur Gaming

ROG Phone 6 mengadopsi fitur gaming khusus, yaitu Air Trigger yang merupakan sensor khusus di area samping bodi. Bisa dipakai sebagai tombol tambahan ketika bermain game.

Teknologi AirTrigger 6 baru menawarkan sensitivitas yang lebih baik, pemosisian yang lebih baik, dan banyak kontrol Gerak.

Bahkan, dengan AeroActive Cooler 6 yang terpasang, kita bisa memetakan hingga delapan belas titik sentuh spesifik pada layar.

Sistem AirTrigger 6 ini juga dapat digunakan di luar game untuk mengaktifkan tindakan atau aplikasi yang berguna dengan gerakan meremas smartphone saat dalam mode potret.

BACA JUGA
Review Infinix GT 20 Pro: HP Gaming Terjangkau dengan Chip Powerful

Ada banyak skenario penggunaan AirTrigger mulai dari saat menekan tombol pengaktif ultrasonik dan tindakan yang berbeda saat mengangkat jari dari tombol.

Tak hanya itu, tambahan baru lainnya adalah giroskop. Kita bisa mengontrol sudut pandang. Dengan menekan dan menahan tombol ultrasonik lalu kita bisa mengontrol area tampilan dengan menggerakkan atau memiringkan perangkat.

Selain itu, terdapat juga port USB Type-C khusus di bagian samping bodi ROG Phone 6. Berfungsi sebagai fasilitas untuk mengisi daya sekaligus menghubungkan berbagai aksesori khusus.

Saat bermain game, ada Game Genie yang akan diluncurkan secara otomatis saat pengguna memainkan game dan bisa diakses dengan mudah hanya dengan menggesernya keluar dari sudut atas layar.

Ada banyak fungsi yang dihadirkan pada Game Genie terbaru, seperti jalan pintas kembali ke Armory Crate, memblokir semua notifikasi dan panggilan masuk, mencegah perubahan brightness secara mendadak.

Semburan audionya menurut kami sangat powerful dan nendang. Ini berkat GameFX Audio yang memberikan pengaturan speaker canggih dan penyetelan oleh Dirac.

Unit review ASUS ROG Phone 6 didukung dua Speaker Super Linear 5-magnet 12×16 simetris. Dilengkapi amplifier mono Cirrus Logic CS35L45.

Tak heran, suaranya lebar, jernih, dan memiliki kedalaman suara yang tak tertandingi smartphone lain.

Kamera

Kamera mungkin bukan prioritas para gamers. Tapi unit review ROG Phone 6 tetap menyematkan konfigurasi kamera yang cukup mumpuni untuk memberikan experience smartphone yang sempurna.

Seri ini mengedepankan sensor utama Sony IMX766 50MP yang menawarkan mode utama 12,5MP. Menggunakan filter warna Quad Bayer atau mode asli 50MP.

Selanjutnya ada kamera sudut ultra lebar 13MP yang memiliki area pandang hingga 125 derajat dan tambahan kamera macro 5MP. Sementara kamera depannya mengandalkan sensor Sony IMX663 dengan kekuatan 12MP.

Vendor juga menyematkan berbagai fitur mulai portrait, macro, night mode hingga HDR. Ada slow-mo yang bisa merekam 4K hingga 120fps. Timelapse dengan resolusi 4K. Untuk rekam video bisa mencapai 8K pada 24fps.

Berikut hasil foto ASUS ROG Phone 6:

Auto
Wide angle lens
Macro lens
Auto
Selfie
Night mode

Baterai

Sumber daya ASUS ROG Phone 6 mengandalkan desain MMT yang terdiri dari dua baterai 3000 mAh. Kapasitas totalnya 6000 mAh tapi membawa beberapa manfaat.

Tidak hanya suhu pengisian daya yang lebih rendah, teknologi ini memungkinkan pengisian daya 65W, tetapi pengosongan akan menghasilkan lebih sedikit panas selama tugas berat seperti bermain game.

Secara teknis menurut ASUS, desain dua sel ini juga memungkinkan untuk memposisikan motherboard di tengah bingkai sehingga bodi seimbang dan pendinginan lebih baik.

Pengisian pun relatif cepat. Mengisi daya dari 0 – 100% menggunakan adaptor HyperCharge 65W hanya membutuhkan waktu kurang lebih 40 menit.

Dari pengujian kami, untuk pemakaian normal (internet, main game seperlunya, youtube, sosmed, tethering, ditinggal tidur malam, dsb.) baterai bisa bertahan lebih dari 24 jam.

BACA JUGA
Harga Redmi Note 13 Series Kini Lebih Hemat: Mulai 2,3 Jutaan

Unit review ROG Phone 6 ini juga menyertakan manajemen baterai. Seperti steady charging yang membuat pengisian aman saat ditinggal. Ada Charging Upper Limit, ada fitur Scheduled Charging hingga Bypass Charging.

Rekomendasi Aksesoris

Untuk aksesoris yang membuat experience bermain game jadi lebih sempurna, ROG menyediakan Gamepad ROG Kunai 3 untuk ROG Phone 6.

Ini adalah Gamepad modular dengan dua ukuran yang juga dapat dipasang ke smartphone dengan bumper khusus.

Kunai dapat mengontrol game apa pun dengan fitur ASUS Game Genie Key Mapping. Kini, Kunai hadir dalam varian warna putih.

Ada juga AeroActive Cooler 6 untuk lebih mengoptimalkan pembuangan panas dan meningkatkan kinerja.

AeroActive Cooler 6 yang baru memiliki Sistem Pendingin AI Termoelektrik terintegrasi, yang didasarkan pada chip pendingin Peltier di dalam pendingin.

Tersambung dengan ROG Phone 6 melalui koneksi USB-C, dan dapat menurunkan suhu ROG secara signifikan. Aksesori opsional ini bebas kabel dan bekerja dengan daya dari baterai perangkat.

Kelebihan dan Kekurangan ROG Phone 6

Sebagai smartphone gaming yang punya celah dan segmen pasar tersendiri, seri ini punya magnet yang sangat kuat. Ada kelebihan dan kekurangan ROG Phone 6 yang wajib kami sorot.

Keunggulan utamanya tentu saja performa, powerful dan tetap adem dalam segala kondisi. Selain itu, display dan desainnya menurut kami bakal jadi kelebihan yang memuaskan para gamers.

Baterainya pun relatif handal dan awet dengan waktu pengecasan cepat. Dukungan fitur serta aksesoris gamingnya pun dijamin menjadi kelebihan yang memanjakan para gamers.

Tapi, ada sedikit hal yang menurut kami patut diperhatikan yaitu bobot. ROG Phone 6 termasuk berat dari smartphone pada umumnya.

Catatan lain adalah material bodi belakang yang licin, kita harus hati-hati saat memegangnya. Untungnya, vendor sudah menyediakan case, jadi masih aman.

Harga ASUS ROG Phone 6

Buat yang mau beli atau order ROG Phone 6 kalian bisa order di partner-partner penjualan ROG Phone 6 seperti Erafone,Urban Republic, ROG Store, ASUS Online Store, ASUS Exclusive Store, Eraspace, dan JD.ID dengan harga Rp 10,999,000 untuk variant 8/256GB dan ROG Phone 6 12/256GB dengan harga Rp 13,999,000.

Nah, untuk ROG Phone 6 PRO kalian udah bisa pre order mulai dari 24 Oktober – 10 November 2022. Untuk pemesanan awal ini, kalian akan mendapatkan banyak promo menarik antara lain Free Aero Active Cooler 6 + Devil Case + Exclusive Backpack ROGXONIC selama persediaan masih ada, dengan total keuntungan hingga Rp.2.000.000.

Untuk ROG Phone 6 PRO ini bisa kalian dapetin dengan harga Rp 18,999,000 eksklusif hanya di Erafone, Urban Republic, ROG Store, ASUS Online Store, ASUS Exclusive Store, Eraspace dan Tokopedia.

Untuk informasi selengkapnya mengenai produk, kunjungi ASUS ROG di instagram @ASUSROG.ID, facebookFacebook di ASUS ROG Indonesia dan website resmi ASUS ROG di https://id.rog.gg/rogphone6.

Shares: