Berita  

ZTE Global Summit & User Congress 2026 Resmi Digelar di Kuala Lumpur

review1st.com – ZTE Corporation resmi menggelar ZTE Global Summit & User Congress ke-15 di Kuala Lumpur, Malaysia. Mengusung tema “Architecting Infinity – From Connectivity to Digital Value”, ajang tahunan ini diselenggarakan berkolaborasi dengan GSMA M360 ASEAN untuk mendorong transformasi jaringan telekomunikasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI).

Acara ini dihadiri lebih dari 500 pemangku kepentingan global, termasuk jajaran menteri Malaysia, Duta Besar Tiongkok, pimpinan GSMA, serta eksekutif operator telekomunikasi dunia.

Fokus Strategis: Mengubah Konektivitas Menjadi Nilai Digital

Dalam pembukaannya, para pejabat pemerintah dan pimpinan industri menekankan pentingnya pergeseran fokus dari sekadar infrastruktur jaringan menuju pembentukan nilai ekonomi nyata.

  • Pemberdayaan Ekonomi Digital: YB Dato’ Seri Fahmi Fadzil (Menteri Komunikasi Malaysia) menegaskan bahwa fase digital berikutnya harus berfokus pada peningkatan layanan publik dan penguatan kapasitas bisnis lokal di kawasan ASEAN.
  • Visi AI Nation 2030: YB Gobind Singh Deo (Menteri Digital Malaysia) menyampaikan bahwa efisiensi AI menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas nasional dan tata kelola berbasis teknologi.
  • Strategi Connectivity plus Computing: Xie Junshi (Executive Vice President & COO ZTE) menjelaskan bahwa ZTE memosisikan AI sebagai otak, infrastruktur komunikasi sebagai sistem saraf, dan perangkat (terminal) sebagai penyambung untuk menciptakan ekosistem digital yang cerdas.

Inovasi Infrastruktur Digital Berbasis AI-Native

Untuk mendukung perjalanan transformasi ini, ZTE memperkenalkan serangkaian solusi jaringan dan komputasi tingkat lanjut:

  • Arsitektur AIR MAX: Menghadirkan kecerdasan AI-native di seluruh skenario jaringan seluler (menuju era 6G), yang mencakup ZTE AIR RAN, AIR Net, dan AIR Core guna meningkatkan pendapatan operator serta efisiensi operasional (OPEX).
  • Solusi HI-NET & AI All-Optical Network: Menggunakan teknologi Scale-Across lossless OTN untuk pengiriman data antar-data center (AIDC) tanpa kehilangan paket data sejauh ribuan kilometer, didukung oleh core router berkapasitas 28,8 Tbps per slot.
  • TCO-Optimal AI Factory: Infrastruktur komputasi full-stack yang mengintegrasikan AI Compute, AI Storage, dan AI Network untuk menekan biaya operasional (cost-per-token) bagi penyedia layanan.

Lini Perangkat Pintar & Teknologi AI Terbaru

Selain solusi jaringan kelas enterprise, ZTE juga memamerkan portofolio perangkat konsumen berbasis AI untuk segmen smart home dan seluler:

  • Ponsel Gaming AI: Peluncuran nubia Neo 5 GT yang dilengkapi sistem pendingin kipas aktif (active fan-cooling) dan nubia Neo 5 Max yang mengusung kategori PadPhone berlayar 7,5 inci.
  • Konektivitas Wi-Fi 8: Memperkenalkan ZTE G6 Ultra, CPE 5G-Advanced Wi-Fi 8 pertama di dunia untuk konektivitas rumah dan bisnis super cepat.
  • Inovasi Perangkat Ekosistem: Menghadirkan iMoochi (hewan peliharaan interaktif berbasis AI), ZTE TOPFLOW (hub live streaming outdoor), serta ZTE U15S Global (pocket Wi-Fi).

Melalui gelaran ini, ZTE menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan operator global dan mitra industri dalam membangun jaringan nilai digital yang inklusif dan berkelanjutan.