review1st.com – PT Samsung Electronics Indonesia dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) untuk menjajaki pengembangan solusi enterprise end-to-end.
Kerja sama ini memadukan perangkat, keamanan, AI, dan IoT milik Samsung dengan infrastruktur jaringan serta layanan digital TelkomGroup.
Penandatanganan Nota Kesepakatan ini berlangsung di Jakarta pada 9 Oktober 2026. MoU ditandatangani secara simbolis oleh Lee Hun selaku Vice President Director Samsung Electronics Indonesia, Yadi Prayitno selaku Head of MX Business Samsung Electronics Indonesia, dan Arfianto Ramadhian selaku VP Global Strategic Partnership & Synergy Telkom.
Kerja sama berdurasi satu tahun ini bertujuan menyelesaikan tantangan transformasi digital perusahaan di Indonesia. Banyak bisnis kerap mengalami kesulitan karena harus mengintegrasikan perangkat kerja, sistem keamanan, konektivitas, dan layanan cloud dari penyedia yang terpisah.
Melalui kemitraan ini, kedua perusahaan memfokuskan kolaborasi pada lima sektor utama:
- Manufaktur
- Pendidikan
- Healthcare (Pelayanan Kesehatan)
- Pemerintahan
- Financial Services (Jasa Keuangan)
Ruang Lingkup Integrasi Teknologi dan Solusi ICT
Samsung membawa portofolio enterprise yang mencakup Galaxy Enterprise Edition, perangkat rugged untuk lingkungan kerja ekstrem, tablet, Samsung DeX, Galaxy AI, SmartThings/IoT, dan digital display.
Di sisi keamanan, platform Samsung Knox yang telah digunakan oleh lebih dari 35.000 bisnis di 134 negara akan menjadi benteng pertahanan data perusahaan.
Sementara itu, TelkomGroup melengkapi ekosistem ini dengan jaringan nasional, cloud, data center, cybersecurity, serta managed services. Integrasi ini memungkinkan pelanggan bisnis memperoleh satu solusi utuh tanpa perlu mengurus integrasi vendor secara mandiri.
Berikut adalah pilar teknis utama yang dijajaki dalam Nota Kesepakatan ini:
| Area Fokus | Detail Solusi & Teknologi |
|---|---|
| Digitalisasi Pekerja Lapangan | Penggunaan perangkat rugged yang terkelola aman dengan konektivitas TelkomGroup. |
| Enterprise Mobility | Pengelolaan perangkat skala besar menggunakan Galaxy Enterprise Edition dan Samsung Knox. |
| Operasional Terhubung | Penerapan SmartThings/IoT untuk sistem pengawasan dan kontrol akses bisnis. |
| Produktivitas Kerja | Integrasi Galaxy AI dan Samsung DeX untuk efisiensi kerja karyawan. |
| Smart Display | Integrasi digital display dengan jaringan konektivitas serta layanan digital Telkom. |
Tahapan Implementasi dan Strategi Pasar
Selama masa berlaku MoU, kedua belah pihak akan memetakan use case prioritas dan menjalankan Proof of Concept (PoC) bersama pelanggan bisnis. Samsung berperan menyediakan informasi teknis, pelatihan, demonstrasi produk, serta uji coba PoC.
Di sisi lain, Telkom bertugas mengidentifikasi peluang pasar dan melibatkan mitra pihak ketiga untuk mendukung co-selling dan sales support. Kedua perusahaan juga menyiapkan strategi go-to-market mencakup penawaran serta pemasaran bersama dengan memanfaatkan jangkauan pelanggan enterprise TelkomGroup di seluruh Indonesia.
FAQ (Frequently Asked Questions)
Kapan kerja sama antara Samsung Indonesia dan Telkom resmi ditandatangani? Nota Kesepakatan (MoU) ini resmi ditandatangani pada tanggal 9 Oktober 2026 di Jakarta dengan masa berlaku selama satu tahun.
Apa saja sektor industri yang menjadi target utama solusi enterprise ini? Solusi terintegrasi ini menyasar lima sektor utama, yaitu manufaktur, pendidikan, pelayanan kesehatan (healthcare), pemerintahan, dan jasa keuangan (financial services).
Apa saja teknologi utama Samsung yang diintegrasikan dengan jaringan Telkom? Teknologi yang diintegrasikan meliputi Galaxy Enterprise Edition, perangkat rugged, Samsung Knox, Samsung DeX, Galaxy AI, SmartThings/IoT, dan smart display.








