review1st.com — Dalam ajang tahunan Dreamforce 2026, Salesforce resmi memperkenalkan AIforce, sebuah lapisan antarmuka dinamis (dynamic interface layer) yang dirancang untuk menghadirkan seluruh data, alur kerja, dan logika bisnis Salesforce langsung ke tempat manusia dan agen AI bekerja.
Inovasi ini mengakhiri era antarmuka statis. Pengguna kini tidak perlu lagi membuka aplikasi Salesforce secara terpisah untuk mengelola data bisnis; cukup melalui platform harian seperti Claude, Slack, atau Lightning.
Transformasi Ekosistem CRM dengan Salesforce AIforce
Sebagian besar data penting perusahaan tersimpan di Salesforce, tetapi aksesnya sering kali terbatas karena pengguna harus menavigasi antarmuka CRM yang kompleks.
Salesforce AIforce hadir menyelesaikan hambatan tersebut dengan membawa konteks tepercaya, hak akses, keamanan, dan governance langsung ke berbagai alat produktivitas agentic.
Melalui AIforce, karyawan dapat:
- Mengajukan pertanyaan & memperbarui data menggunakan bahasa sehari-hari.
- Menjalankan alur kerja otomatis tanpa berpindah aplikasi.
- Membangun antarmuka kustom (composable UI) hanya dengan menjelaskan kebutuhan mereka secara teks.
“Kami menggabungkan kecerdasan model dengan seluruh konteks yang telah dibangun pelanggan di Salesforce untuk menciptakan sistem yang cerdas, dinamis, dan dapat disusun. Sistem ini dikelola secara aman, dibangun dengan Zero Data Retention, dan dirancang untuk bekerja bersama sistem inti Anda,” ungkap Marc Benioff, Chair and CEO Salesforce.
Keunggulan Utama Arsitektur AIforce
AIforce memperkuat arsitektur Agentic Enterprise Salesforce dengan lima pilar keunggulan utama:
| Fitur Utama | Deskripsi Kapabilitas |
|---|---|
| Cerdas & Dinamis | Agen AI dapat menalar data, logika, dan percakapan secara bersamaan untuk menyajikan analisis cepat. |
| Aman & Terkelola | Mempertahankan aturan hak akses yang ada; agen AI hanya mengakses data sesuai izin pengguna. |
| Dapat Disusun (Composable) | Pengguna dapat merancang antarmuka atau agen AI secara fleksibel menggunakan MCP, API, dan skill. |
| Zero Data Retention | Data bisnis hanya diproses untuk menjawab permintaan dan tidak disimpan oleh penyedia model AI. |
| Tanpa Migrasi Ulang | Admin cukup menghubungkan sistem satu kali tanpa perlu membuat model perizinan baru. |
Tiga Integrasi Utama: Claudeforce, Slackforce, dan Agentforce Coworker
Untuk menghadirkan AI di berbagai kanal terpopuler, Salesforce meluncurkan tiga solusi terintegrasi:
1. Claudeforce
Hasil kolaborasi Salesforce dan Anthropic yang menyatukan CRM #1 dan model AI terdepan.
- Menggunakan server MCP ready-to-use di Claude tanpa konfigurasi manual yang rumit.
- Dilengkapi 37 skill penjualan siap pakai (pencarian prospek hingga pipeline management).
- Menyediakan plug-in Salesforce Development untuk Claude Code bagi para developer.
2. Slackforce
Mengubah Slack menjadi pusat kerja berbasis AI berbasis percakapan.
- Slackforce Surfaces: Membuat antarmuka interaktif yang dapat difilter dan dikomentari tim secara real-time.
- Slackbot cerdas: Mampu mendeteksi akun tidak aktif, menganalisis penyebab, dan menyusun tugas tindak lanjut.
- Slack CRM & Slack Code: Memungkinkan pembuatan lead baru serta kolaborasi coding langsung dari ruang percakapan Slack.
3. Agentforce Coworker
Rekan kerja AI yang tertanam langsung di antarmuka Salesforce Lightning.
- Bekerja secara otomatis sesuai izin dan aturan bisnis internal tanpa risiko kebocoran data.
- Mampu memanggil agen AI khusus yang telah dibangun perusahaan.
- Adopsi Cepat: Lebih dari 100.000 pengguna mengaktifkan Coworker hanya dalam 35 hari pertama peluncurannya.
Dampak Bagi Komunitas Trailblazer dan Pasar Ekosistem Terbuka
Peluncuran AIforce juga menandai peringatan 20 tahun Trailblazer, komunitas global yang terdiri dari puluhan juta admin, developer, dan arsitek Salesforce. Dengan bantuan AIforce, Trailblazer kini memiliki alat yang lebih tangguh untuk mempercepat inovasi tanpa batasan antarmuka kaku.
Didukung oleh Headless Toolkit dan marketplace AgentExchange, AIforce terhubung dengan ekosistem terbuka yang mencakup mitra global seperti Anthropic, AWS, Google, OpenAI, DocuSign, Vercel, hingga Ramp.








