Berita  

Riset Jobstreet Ungkap Teman Kantor Jadi Kunci Kebahagiaan Pekerja Indonesia

review1st.com – Hubungan yang baik dengan rekan kerja ternyata menjadi salah satu faktor terbesar yang menentukan kebahagiaan pekerja Indonesia.

Hal tersebut terungkap dalam Workplace Happiness Index 2026 yang dirilis Jobstreet by SEEK, yang menunjukkan bahwa selain gaji, hubungan interpersonal, keseimbangan kehidupan dan pekerjaan (work-life balance), serta rasa memiliki tujuan (purpose) menjadi penentu utama kepuasan bekerja.

Temuan ini menjadi sorotan bertepatan dengan Hari Persahabatan Internasional, ketika banyak pekerja menghabiskan sebagian besar waktunya bersama rekan kerja dibandingkan dengan sahabat di luar kantor.

Riset Jobstreet Ungkap Pentingnya Teman Kantor bagi Kebahagiaan Karyawan

Menurut laporan Workplace Happiness Index 2026, meski kompensasi masih menjadi pertimbangan utama saat menerima atau bertahan di sebuah pekerjaan, faktor yang benar-benar membuat karyawan merasa bahagia adalah lingkungan kerja yang suportif.

Bagi banyak pekerja Indonesia, hubungan yang terjalin di kantor bukan sekadar kolaborasi profesional, tetapi juga menjadi sumber dukungan emosional dalam menghadapi tekanan pekerjaan sehari-hari.

Rekan Kerja Suportif Membantu Menekan Burnout

    Salah satu temuan utama riset Jobstreet menunjukkan bahwa 77% pekerja Indonesia mengaku rekan kerja atau tim yang suportif menjadi faktor utama yang membuat mereka merasa bahagia di tempat kerja.

    Meski 54% responden masih menginginkan gaji yang lebih tinggi, dukungan sosial dari teman kantor dinilai mampu mengurangi stres, mencegah burnout, dan memperkuat rasa memiliki terhadap perusahaan.

    Hubungan kerja yang positif juga berkontribusi dalam menekan niat karyawan untuk mengundurkan diri atau berpindah perusahaan.

    Pertemanan di Kantor Tingkatkan Produktivitas

      Jobstreet juga menemukan bahwa hubungan yang erat antar karyawan mampu memperlancar komunikasi dan kolaborasi di lingkungan kerja.

      Sebanyak 76% pekerja Indonesia menyebut lokasi serta atmosfer kerja yang nyaman membantu terciptanya hubungan yang lebih terbuka antar anggota tim.

      Dalam lingkungan kerja yang saling percaya, karyawan cenderung lebih mudah:

      • Bertukar ide
      • Memberikan masukan
      • Menyelesaikan masalah bersama
      • Berkolaborasi lintas tim

      Kondisi tersebut pada akhirnya berdampak positif terhadap produktivitas perusahaan.

      Hubungan Tim Membuat Pekerjaan Lebih Bermakna

        Selain produktivitas, hubungan yang baik dengan rekan kerja juga membantu karyawan memahami tujuan dari pekerjaan yang mereka lakukan.

        Dalam riset Jobstreet, faktor purpose atau rasa bahwa pekerjaan memiliki makna menyumbang 75% tingkat kebahagiaan pekerja.

        Ketika bekerja bersama tim yang solid, target perusahaan tidak lagi dipandang sebagai sekadar kewajiban, tetapi menjadi tujuan bersama yang ingin dicapai.

        Lingkungan Kerja Aman Tingkatkan Motivasi

          Hubungan yang sehat antar karyawan juga berperan dalam membangun psychological safety atau rasa aman secara psikologis.

          Dalam lingkungan kerja yang saling menghargai, karyawan lebih percaya diri untuk:

          • Menyampaikan ide baru
          • Berinovasi
          • Mengambil keputusan
          • Menghadapi tantangan bersama

          Budaya kerja seperti ini dinilai mampu meningkatkan kreativitas sekaligus memperkuat motivasi seluruh anggota tim.

          Jobstreet: Budaya Kerja Sehat Tingkatkan Retensi Karyawan

          Berdasarkan hasil Workplace Happiness Index 2026, Jobstreet menilai perusahaan perlu memberikan perhatian lebih pada budaya kerja, bukan hanya kompensasi.

          Meskipun gaji tetap menjadi faktor penting dalam menarik talenta, hubungan yang sehat dengan rekan kerja dan lingkungan kerja yang positif menjadi alasan utama karyawan memilih bertahan.

          Karena itu, perusahaan dan tim Human Resources (HR) didorong untuk membangun budaya kerja yang:

          • Inklusif
          • Apresiatif
          • Kolaboratif
          • Mendukung komunikasi dua arah
          • Memberikan ruang interaksi yang sehat
          • Lingkungan Kerja Positif Jadi Investasi Jangka Panjang

          Jobstreet menilai investasi pada budaya kerja yang sehat tidak hanya meningkatkan kebahagiaan karyawan, tetapi juga berdampak pada retensi talenta serta produktivitas perusahaan.

          Di tengah persaingan pasar tenaga kerja yang semakin dinamis, perusahaan yang mampu menciptakan hubungan kerja yang positif berpeluang memiliki karyawan yang lebih loyal, produktif, dan siap menghadapi berbagai tantangan bisnis di masa depan.