review1st.com — Kolaborasi Lenovo dan Ducati Corse terus berkembang untuk mendukung proses engineering motor balap yang semakin kompleks. Penguatan infrastruktur komputasi ini difokuskan untuk mendukung pengembangan motor Ducati Desmosedici GP musim 2027 serta menghadapi regulasi teknis baru MotoGP.
Sebagai Title and Technology Partner Ducati Lenovo Team, Lenovo menyediakan teknologi komputasi berperforma tinggi (High Performance Computing/HPC). Peningkatan infrastruktur HPC terbaru memberikan kapasitas komputasi teoretis double-precision gabungan lebih dari 108 TFLOPS.
Pembaruan ini menambah daya pemrosesan sekitar 48% dan hampir menggandakan kapasitas memori dibandingkan generasi sebelumnya. Peningkatan tersebut memungkinkan para insinyur Ducati Corse menjalankan lebih banyak simulasi mesin serta aerodinamika secara bersamaan secara virtual.
“Dengan peningkatan kemampuan komputasi dan teknologi kolaborasi, kami mendukung Ducati dalam menjalankan simulasi, mengolah data, serta menghubungkan para engineer di berbagai lokasi secara lebih efektif,” ujar President Director Lenovo Indonesia, Varinderjit Singh, dalam keterangan resminya di Jakarta.
Percepatan Simulasi dan Konektivitas Remote Garage
Peningkatan kapasitas HPC Lenovo memangkas waktu proses simulasi dan analisis teknis Ducati Corse secara signifikan. Waktu untuk menjalankan simulasi 3D Computational Fluid Dynamics (CFD) pada mesin berkurang hingga 50%, sementara proses structural analysis menjadi 30% lebih cepat.

Selain infrastruktur HPC, Lenovo memperkuat kolaborasi tim melalui Ducati Lenovo Remote Garage yang dikembangkan sejak 2020. Teknologi ini menghubungkan insinyur di sirkuit balap dengan tim teknis di fasilitas pusat Ducati di Borgo Panigale, Italia, secara real-time.
Konektivitas ini meminimalkan jeda waktu analisis data sirkuit sekaligus menjadi media pelatihan bagi insinyur muda. Para insinyur muda dapat mempelajari alur kerja dan pengambilan keputusan race weekend langsung dari fasilitas pusat sebelum bertugas di lintasan.
Pengolahan Data dan Spesifikasi Infrastruktur
Pemanfaatan teknologi komputasi Lenovo juga diterapkan pada tim Aruba.it Racing – Ducati di ajang WorldSBK musim 2026. Dalam satu akhir pekan balap, tim mengolah hingga 40 GB data mentah untuk menyusun strategi dan penyesuaian konfigurasi motor.

| Parameter Teknologi / Performa | Spesifikasi & Dampak Inovasi |
|---|---|
| Kapasitas Komputasi HPC | Lebih dari 108 TFLOPS (double-precision) |
| Peningkatan Daya Pemrosesan | Naik 48% dibanding generasi sebelumnya |
| Simulasi 3D CFD Mesin | 50% lebih cepat |
| Proses Structural Analysis | 30% lebih cepat |
| Volume Data Balap WorldSBK | Hingga 40 GB per akhir pekan balap |
| Perangkat Edge & Workstation | Lenovo ThinkSystem SE350 & ThinkPad P1 |
| Pencapaian Musim 2026 | WorldSBK Triple Crown (Riders, Teams, Manufacturers) |
Dukungan perangkat edge server Lenovo ThinkSystem SE350 dan mobile workstation ThinkPad P1 membantu Aruba.it Racing – Ducati meraih WorldSBK Triple Crown 2026. Pencapaian ini melengkapi kolaborasi teknis Lenovo bersama Ducati Corse di ajang MotoGP.
FAQ
Bagaimana teknologi Lenovo membantu pengembangan motor Ducati Desmosedici GP 2027? Lenovo meningkatkan infrastruktur HPC hingga 108 TFLOPS untuk mempercepat simulasi 3D CFD mesin sebesar 50% dan analisis struktural sebesar 30% dalam menyesuaikan regulasi baru MotoGP.
Apa fungsi dari Ducati Lenovo Remote Garage? Ducati Lenovo Remote Garage menghubungkan insinyur di sirkuit dengan fasilitas Borgo Panigale secara real-time untuk analisis data balap, simulasi cepat, dan pelatihan insinyur muda.
Perangkat Lenovo apa yang digunakan untuk mengolah data balap WorldSBK? Tim Aruba.it Racing – Ducati menggunakan edge server Lenovo ThinkSystem SE350 dan mobile workstation Lenovo ThinkPad P1 untuk memproses hingga 40 GB data per akhir pekan balap.








