Berita  

KOMDIGI Resmikan Garuda Spark Innovation Hub BSD City

review1st.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) resmi meluncurkan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) di BSD City. Berkolaborasi dengan KOMDIGI, Ericsson (NASDAQ: ERIC) turut memperkuat ekosistem digital nasional melalui peresmian 5G Innovation Center (5GIC) yang terintegrasi di dalam pusat inovasi tersebut.

Penandatanganan Letter of Intent (LoI) dilakukan oleh President Director Ericsson Indonesia, Nora Wahby, bersama Direktur Pengembangan Ekosistem Digital KOMDIGI, Sonny Hendra Sudaryana.

Acara ini disaksikan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, serta dihadiri sekitar 500 peserta lintas sektor yang terhubung secara hybrid dari 10 kota mitra.

Dorong Kedaulatan Digital dan Pemerataan Inovasi Daerah

Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan hasil nyata dari infrastruktur digital yang dibangun.

KOMDIGI Resmikan Garuda Spark Innovation Hub BSD City

“Keberhasilan GSIH tidak cukup diukur dari jumlah kegiatan atau kolaborasi, tetapi dari output yang dihasilkan dan dampaknya bagi masyarakat.

Dari BSD dan sepuluh kota mitra, kita ingin memastikan inovasi dan talenta digital dapat tumbuh di berbagai daerah, sehingga konektivitas dapat diterjemahkan menjadi pertumbuhan dan pada akhirnya memperkuat kedaulatan digital Indonesia,” ujar Meutya Hafid.

5G Innovation Center: Ruang Kolaborasi AI, 5G, dan Industry 4.0

Melalui pendekatan Pentahelix yang melibatkan pemerintah, industri, akademisi, startup, dan investor, Ericsson 5G Innovation Center (5GIC) hadir sebagai wadah open innovation.

President Director Ericsson Indonesia, Nora Wahby, menyampaikan bahwa keberadaan 5GIC bertujuan memfasilitasi pengujian hingga penerapan solusi digital teruji secara masif.

“Melalui Ericsson 5G Innovation Center yang menjadi bagian dari GSIH, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi terbuka untuk mengembangkan, menguji, dan memvalidasi solusi berbasis 5G, AI, dan Industry 4.0.

Kami ingin membawa ide dari tahap prototipe menjadi use case yang teruji, pilot, hingga solusi yang siap diterapkan lebih luas,” ungkap Nora Wahby.

5GIC juga memamerkan berbagai inovasi hasil kolaborasi ekosistem, termasuk MINERVA—platform industrial intelligence berbasis AI karya Future of Tech (pemenang Ericsson Hackathon) yang mampu mengolah data operasional industri berat menjadi actionable insights.