Mending upgrade ke seri “Pro” yang harganya lumayan menguras kantong, atau cukup beli versi standarnya aja yang udah pasti aman di dompet?
review1st.com – Pernah nggak sih kalian ngerasain dilema berat pas mau ganti HP? Duit udah ngumpul hasil nabung berbulan-bulan, tapi pas nyampe di konter HP, malah stuck milih antara seri biasa atau Pro. Takutnya kalau maksain beli yang Pro eh fitur canggihnya jarang kepakai, tapi kalau beli yang biasa malah takut nyesel karena speknya nanggung. Asli, bikin pusing kepala!
Nah, rasa galau ini pasti lagi dialamin sama kalian yang ngelirik HP viral berdesain transparan dari Inggris yang baru rilis: Nothing Phone (4a) dan Phone (4a) Pro. Biar kalian nggak salah pilih dan berujung penyesalan, yuk kita bedah perbedaannya pakai bahasa yang gampang dicerna!
1. Glyph Interface vs Glyph Matrix (Perang Lampu Estetik)
Daya tarik utama HP ini jelas ada di lampu belakangnya. Buat kalian yang suka bikin konten atau sekadar foto estetik di kafe remang-remang, cahaya dari lampu Glyph ini kepakai banget buat jadi ring light mini!
- Phone (4a): Pakai lampu Glyph berbentuk garis vertikal dengan 63 LED mini (kecerahan 3500 nits). Susunan kameranya memanjang horizontal. Bodinya memadukan bingkai plastik dengan kaca Gorilla Glass 7i.
- Phone (4a) Pro: Nah, ini kasta tertingginya. Dia pakai Glyph Matrix yang isinya 137 LED mini. Nggak cuma sekadar kedap-kedip, bagian belakangnya layaknya layar monitor yang bisa nampilin bentuk 2 dimensi kayak animasi hewan, timer, sampai indikator baterai. Build quality-nya juga jauh lebih premium karena bingkai dan punggungnya berbahan logam.
2. Layar: Mulus vs Super Ngebut
Keduanya sama-sama pakai panel AMOLED dan dilindungi Gorilla Glass 7i, tapi pengalaman menatap layarnya punya sensasi beda:
- Phone (4a): Layar 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan puncak 4500 nits. Udah sangat smooth dan nyaman buat scrolling harian.
- Phone (4a) Pro: Layarnya sedikit lebih lega (6,83 inci), refresh rate tembus 144Hz buat gaming super kompetitif, dan layarnya jauh lebih terang di 5000 nits. Dipakai buka maps di bawah terik matahari siang bolong pun tetap sejernih kristal.
3. Kamera: Adu Jauh-Jauhan Zoom
Buat yang hobi street photography atau sering nonton konser posisinya di tribun paling belakang, kamera telefoto di kedua HP ini juara banget:
- Phone (4a): Kamera utama 50MP, disandingkan lensa ultrawide 8MP dan lensa telefoto 50MP yang bisa zoom digital sampai 70x.
- Phone (4a) Pro: Kamera utamanya pakai sensor Sony LYT 700C yang lebih peka cahaya. Lensa telefotonya juga di-upgrade gila-gilaan karena sanggup melakukan perbesaran digital hingga 140x! Menembak objek super jauh bukan masalah lagi.
4. Jeroan dan Ketahanan
Di sektor mesin, versi Pro jelas ngasih performa yang lebih buas dan bodi yang lebih siap tempur:
- Phone (4a): Diotaki Snapdragon 7s Gen 4. Sudah mengantongi sertifikasi IP64 (tahan debu dan cipratan air biasa).
- Phone (4a) Pro: Menggunakan chipset Snapdragon 7 Gen 4 dengan RAM LPDDR5X yang lebih responsif buat multitasking berat. Sertifikasinya juga naik kelas ke IP65 (tahan terhadap semburan air bertekanan).
Meski begitu, keduanya sama-sama berbaik hati ngasih baterai jumbo 5080 mAh dengan fast charging 50W.
Tabel Komparasi Singkat
| Spesifikasi | Nothing Phone (4a) | Nothing Phone (4a) Pro |
| Bodi & Material | Bingkai Plastik + Kaca | Bingkai Logam + Metal |
| Lampu Belakang | Glyph Interface (63 LED) | Glyph Matrix interaktif (137 LED) |
| Layar | 120Hz, Kecerahan 4500 nits | 144Hz, Kecerahan 5000 nits |
| Chipset & RAM | Snapdragon 7s Gen 4, LPDDR4X | Snapdragon 7 Gen 4, LPDDR5X |
| Zoom Kamera Max | Hingga 70x Digital | Hingga 140x Digital |
| Harga Global (Estimasi) | Mulai Rp6,8 Jutaan | Mulai Rp9,4 Jutaan |
Nah, setelah tahu bedanya secara real, kalian masuk tim yang mana nih? Tim “Mending irit ambil Phone 4a aja karena speknya udah sisa-sisa buat harian”, atau kalian tipe yang “Sekalian gas Phone 4a Pro biar puas dapet full metal dan animasi lampu”?
Sedikit tips nih buat kalian yang baru pertama kali mau hijrah ke HP dengan antarmuka yang super clean kayak Nothing OS: biasain buat maksimalkan fitur widget bawaan mereka.
Widget jam, cuaca, atau shortcut di Nothing OS itu didesain dengan konsep monokrom (dot matrix) yang estetik abis. Jadi, hindari pakai wallpaper yang terlalu ramai atau banyak warna mencolok. Pakai wallpaper warna solid, gelap, atau tekstur abstrak biar kesan minimalis dan futuristik dari HP ini benar-benar terpancar.





