review1st.com – HARMAN International memperketat penindakan produk palsu JBL di seluruh kawasan Asia Pasifik sepanjang 2025 hingga 2026. Perusahaan induk merek audio JBL ini bekerja sama dengan otoritas bea cukai, platform e-commerce, dan aparat penegak hukum regional.
Langkah penegakan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) ini bertujuan untuk melindungi konsumen dan integritas merek di pasar digital maupun fisik.
Capaian Penindakan HAKI dan Penyitaan Produk di Pasar APAC
Upaya pembersihan saluran distribusi digital oleh HARMAN memuat sejumlah data penindakan signifikan sepanjang tahun 2025 hingga pertengahan 2026.
| Parameter Penindakan | Jumlah / Rincian Operasional |
|---|---|
| Penghapusan Tautan Ilegal (2025) | Lebih dari 500.000 tautan produk di platform marketplace |
| Tautan Produk Palsu (2025) | Sekitar 300.000 tautan teridentifikasi barang tiruan |
| Penyitaan di Korea Selatan (2026) | Unit palsu JBL Flip 6 dan JBL Charge 6 |
| Penyitaan di Thailand (2026) | Merek fiktif “JBL Max 33”, unit palsu JBL Go 4, JBL Clip, dan JBL Tune series |
Penyitaan di berbagai negara tersebut memutus rantai pasokan produk ilegal sebelum sampai ke tangan konsumen.
Kampanye Edukasi Konsumen dan Risiko Produk Tiruan
HARMAN meluncurkan kampanye edukasi anti-barang palsu di media sosial regional untuk melengkapi aksi penegakan hukum. Inisiatif ini memberikan panduan verifikasi keaslian perangkat dan mengarahkan pembelian melalui distributor resmi.
Penggunaan produk palsu berdampak pada penurunan keandalan, ketiadaan proses kendali mutu, serta potensi bahaya keselamatan. Perangkat tiruan juga tidak dapat terhubung ke aplikasi resmi JBL untuk mengakses pembaruan equalizer (EQ), fitur stereo pairing, maupun Playtime Boost.
“Produk palsu tidak hanya melanggar Hak Kekayaan Intelektual kami, tetapi juga merusak pengalaman yang diharapkan konsumen dari JBL.
Kami tetap berkomitmen untuk bekerja sama secara erat dengan otoritas bea cukai, aparat penegak hukum, dan platform e-commerce di seluruh kawasan APAC,” kata Grace Koh, General Manager and Vice President Consumer Audio HARMAN Asia Pacific.
Upaya perlindungan merek ini bertepatan dengan peringatan 80 tahun berdirinya JBL sejak 1946. Konsumen diimbau memverifikasi kanal penjualan resmi melalui situs jblstore.co.id.
FAQ (Frequently Asked Questions)
Berapa banyak tautan produk JBL palsu yang dihapus HARMAN pada tahun 2025? HARMAN memfasilitasi penghapusan lebih dari 500.000 tautan produk ilegal di platform e-commerce, dengan 300.000 di antaranya teridentifikasi sebagai barang palsu.
Apa saja risiko membeli produk JBL palsu bagi konsumen? Produk palsu berisiko mengalami penurunan performa, tidak dapat terhubung ke aplikasi resmi JBL, menggunakan komponen berkualitas rendah, serta menimbulkan potensi bahaya keselamatan.
Bagaimana cara memastikan keaslian produk JBL saat membeli? Konsumen dapat memastikan keaslian produk dengan membeli melalui toko resmi (official store), distributor terverifikasi, atau mengecek informasi di situs jblstore.co.id.








