Alibaba Percepat Strategi AI di Paruh Kedua 2026

review1st.com – Alibaba mengumumkan berbagai pencapaian strategis sepanjang paruh pertama 2026 sebagai bagian dari upaya mempercepat pertumbuhan bisnis kecerdasan buatan (AI).

Langkah tersebut mencakup pembentukan organisasi AI baru, peluncuran model AI generasi terbaru, ekspansi infrastruktur cloud global, hingga penerapan AI di sektor kesehatan dan pertanian.

Seiring meningkatnya adopsi AI oleh perusahaan di seluruh dunia, Alibaba memperkuat fondasi bisnisnya melalui pengembangan teknologi AI yang lebih bertanggung jawab, aman, dan dapat dikembangkan dalam skala besar.

Alibaba Bentuk Alibaba Token Hub untuk Perkuat Ekosistem AI

Salah satu langkah penting yang dilakukan Alibaba pada 2026 adalah pembentukan Alibaba Token Hub (ATH) Business Group di bawah kepemimpinan Chief Executive Officer, Eddie Wu.

Grup bisnis baru ini mengintegrasikan berbagai unit AI Alibaba, meliputi:

  • Tongyi Laboratory
  • MaaS (Model-as-a-Service)
  • Qwen Business Unit
  • Wukong Business Unit
  • AI Innovation Business Unit

Melalui Alibaba Token Hub, perusahaan berupaya menyatukan pengembangan, distribusi, dan penerapan token AI di seluruh ekosistem Alibaba agar inovasi dapat berjalan lebih cepat dan terintegrasi.

Qwen3.7-Max Jadi Model AI Terbaru Alibaba

Pada Mei 2026, Alibaba meluncurkan Qwen3.7-Max, model bahasa besar (Large Language Model/LLM) terbaru yang dirancang untuk menangani kebutuhan agentic coding, penalaran kompleks (reasoning), serta penyelesaian tugas jangka panjang.

Menurut lembaga independen Artificial Analysis, Qwen3.7-Max mampu melampaui sejumlah model AI terkemuka dari Tiongkok dan bersaing dengan model AI global dalam berbagai pengujian performa.

Alibaba Hadirkan HappyHorse 1.1 dan HappyOyster 1.0

Alibaba juga memperluas portofolio AI generatif dengan meluncurkan dua model baru pada Juni 2026.

HappyHorse 1.1

Model AI pembuat video ini menawarkan peningkatan pada:

  • Realisme gerakan.
  • Konsistensi visual.
  • Kualitas gambar yang lebih tinggi.

HappyHorse dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti:

  • Pembuatan video pendek.
  • Periklanan digital.
  • Kampanye pemasaran.
  • Produksi sinematik gim.

HappyOyster 1.0

Alibaba juga memperkenalkan HappyOyster 1.0, sebuah interactive world model yang memungkinkan interaksi lingkungan lebih realistis, kontrol yang lebih luas, dan alur cerita yang dapat dimainkan ulang.

Teknologi ini dirancang untuk mempercepat pengembangan:

  • Film interaktif.
  • Gim.
  • Pengalaman visual berbasis AI.

Ekosistem Qwen Semakin Lengkap

Alibaba terus memperluas pemanfaatan Qwen melalui berbagai layanan baru.

Qwen App

Pada Januari 2026, Alibaba memperbarui Qwen App dengan mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu antarmuka percakapan, seperti:

  • Taobao.
  • Alipay.
  • Fliggy.
  • Amap.

Pengguna kini dapat berbelanja, melakukan pembayaran, memesan perjalanan, hingga bernavigasi hanya melalui percakapan dengan AI.

Qwen Glasses

Di ajang Mobile World Congress (MWC) Barcelona 2026, Alibaba memperkenalkan Qwen Glasses.

Kacamata pintar berbasis AI tersebut menawarkan fitur seperti:

  • Penerjemahan real-time.
  • Perekaman video HD.
  • Transkripsi otomatis.
  • Identifikasi visual.
  • Pembayaran digital.
  • Pemesanan makanan dan transportasi melalui perintah suara di Tiongkok.

Wukong Platform

Alibaba juga meluncurkan Wukong Platform, platform AI agentic untuk perusahaan yang dirancang membantu otomatisasi proses bisnis kompleks sehingga operasional menjadi lebih efisien dan mandiri.

Alibaba Cloud Perluas Infrastruktur AI Global

Alibaba terus memperluas jaringan cloud sebagai bagian dari investasi infrastruktur AI senilai US$53 miliar.

Pada paruh pertama 2026, Alibaba Cloud membuka pusat data baru di:

  • Jepang.
  • Malaysia.
  • Prancis.
  • Meksiko.

Dengan ekspansi tersebut, Alibaba Cloud kini mengoperasikan 105 availability zone di 32 wilayah di seluruh dunia.

Infrastruktur baru ini menyediakan layanan cloud dan AI yang aman, fleksibel, serta mematuhi regulasi lokal terkait keamanan siber, privasi, dan tata kelola data.

AI Alibaba Diterapkan di Bidang Kesehatan

Alibaba juga memperluas penerapan AI di sektor kesehatan melalui Alibaba DAMO Academy.

Pada awal 2026, perusahaan memperkenalkan dua solusi berbasis AI, yaitu:

  • MAOSS, untuk deteksi dini penyakit perlemakan hati (fatty liver disease).
  • COCA, untuk skrining kanker usus besar (colorectal cancer).

Kedua sistem tersebut diklaim mampu memberikan tingkat akurasi diagnosis yang tinggi sehingga membantu proses deteksi penyakit menjadi lebih cepat dan mudah diakses.

AI Dukung Modernisasi Sektor Pertanian

Selain kesehatan, Alibaba memperluas penggunaan AI di bidang pertanian melalui kerja sama dengan Muyuan Group, perusahaan peternakan asal Tiongkok.

Kolaborasi ini memanfaatkan Qwen LLM dan infrastruktur komputasi Alibaba Cloud untuk membangun sistem peternakan babi berbasis AI yang mendukung:

  • Optimalisasi nutrisi pakan.
  • Peningkatan kualitas bibit ternak.
  • Manajemen operasional peternakan.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi sekaligus mempercepat transformasi digital di sektor pertanian.

Alibaba Siap Percepat Pertumbuhan AI Global

Berbagai inovasi yang diperkenalkan sepanjang paruh pertama 2026 menunjukkan komitmen Alibaba dalam memperkuat posisi sebagai salah satu pemain utama di industri AI global.

Dengan dukungan model AI terbaru, ekosistem Qwen, organisasi Alibaba Token Hub, serta ekspansi Alibaba Cloud, Alibaba menargetkan pertumbuhan AI yang lebih luas, aman, dan berkelanjutan untuk mendukung transformasi digital di berbagai industri di seluruh dunia.