Berita  

Danantara dan Arm Siapkan Talenta Semikonduktor Berkelas Dunia

review1st.com — Danantara Indonesia bersama Arm, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), serta dukungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia resmi meluncurkan program pelatihan semikonduktor untuk mencetak talenta chip berkelas dunia di Indonesia.

Inisiatif strategis ini menjadi langkah penting dalam memperkuat industri chip lokal dan mendukung kedaulatan teknologi nasional.

Program pelatihan intensif yang berlangsung pada 20–22 Mei 2026 di Menara Mandiri, Jakarta, menjadi gelombang pertama dari target besar pelatihan hingga 15.000 talenta Indonesia dalam desain chip melalui ekosistem teknologi Arm.

Program ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama strategis antara Danantara Indonesia dan Arm yang ditandatangani di London pada Februari 2026 lalu, disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan CEO Arm Rene Haas.

Fokus Bangun Talenta Semikonduktor Indonesia

Pada tahap awal, program ini menargetkan hingga 1.000 peserta yang terdiri dari engineer profesional, lulusan baru, hingga mahasiswa teknik.

Danantara dan Arm Siapkan Talenta Semikonduktor Berkelas Dunia

Para peserta akan mendapatkan pelatihan desain chip menggunakan kurikulum global Arm yang dipandu langsung oleh trainer bersertifikasi.

Materi pelatihan mencakup:

  • Dasar-dasar desain chip dan sistem komputasi modern
  • Teknologi komputasi Arm
  • Akses platform pelatihan daring Arm
  • Wawasan industri semikonduktor dan karier global
  • Pembelajaran mandiri selama tiga bulan pasca pelatihan tatap muka

Program ini diharapkan mampu mempercepat transfer teknologi dan memperkuat ekosistem riset serta pengembangan (R&D) semikonduktor nasional.

Industri Semikonduktor Jadi Fondasi Teknologi Masa Depan

Industri semikonduktor kini menjadi tulang punggung berbagai teknologi modern, mulai dari kecerdasan buatan (AI), perangkat mobile, kendaraan listrik, hingga pusat data.

Melalui kolaborasi ini, Indonesia didorong untuk naik kelas dalam rantai pasok global dari sekadar konsumen teknologi menjadi produsen bernilai tambah.

Chief Technology Officer Danantara Indonesia, Sigit P. Santosa, menegaskan bahwa penguatan industri teknologi menjadi kunci pertumbuhan ekonomi jangka panjang Indonesia.

Menurutnya, semikonduktor merupakan fondasi industri masa depan sekaligus penopang kemajuan ekonomi digital nasional.

Arm Dorong Ekosistem AI dan Chip Lokal Indonesia

Sebagai perusahaan teknologi global, Arm menghadirkan platform komputasi hemat energi dan berkinerja tinggi yang telah digunakan hampir di seluruh perangkat digital modern di dunia.

Melalui program Arm Total Access, Danantara Indonesia akan memanfaatkan teknologi Arm untuk mempercepat pengembangan chip lokal dan sistem AI nasional.

Teknologi Arm memungkinkan perusahaan maupun negara mengembangkan semikonduktor secara mandiri dengan dukungan ekosistem komputasi global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk membangun industri semikonduktor nasional yang kompetitif secara global.

Sementara itu, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman, menilai program ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pipeline talenta semikonduktor dari perguruan tinggi Indonesia.

Indonesia Siap Masuk Industri Semikonduktor Global USD 600 Miliar

Kolaborasi Danantara dan Arm dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk masuk lebih dalam ke industri semikonduktor global yang nilainya telah melampaui USD 600 miliar.

Melalui pengembangan talenta dan akses teknologi global, Indonesia diharapkan mampu mempercepat transformasi menuju ekonomi berbasis inovasi dan teknologi tinggi, sekaligus memperkuat posisi dalam ekosistem digital dunia.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi Arm.